Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Tidak Diberitahu Hasil Kedai, Suami Bunuh Istri Pakai Linggis

Tidak Diberitahu Hasil Kedai, Suami Bunuh Istri Pakai Linggis

Lotu, suarasumut.com  —  Diduga bertengkar terkait pendapatan di warung, AZ (58) menghabisi istrinya YG (56) ketika hendak tidur di Desa Maziaya, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara, Jum’at (6/2/) sekitar pukul 22.40 wib. Kini AZ telah ditahan di Mapolres Nias dan terancam hukuman penjara 15 tahun penjara.

Kapolres Nias AKBP.Yofie Girianto Putro, S.Ik kepada wartawan, Sabtu (7/2) di Mapolres Nias membenarkan kejadian tersebut, dan sangat menyayangkan tindakan AZ yang tega menghabisi istrinya YG.

Menurut dia, AZ dan YG sudah berumah tangga selama 37 tahun, dan bertengkar hanya karena masalah hasil kedai yang dikelola YG selama ini di kediaman mereka. Dimana pada malam kejadian, YG dan AZ yang hendak tidur sempat berbincang bincang masalah ekonomi keluarga.

Entah siapa yang memulai, AZ mempertanyakan hasil kedai yang dikelola korban YG selama ini, sehingga terjadi pertengkaran hebat. Karena korban merasa tidak senang diinterogasi masalah pendapatan kedainya, pertengkaran terus berlanjut, sehingga AZ sempat menampar YG.

Karena korban YG tak kunjunng diam dan terus melakukan perlawanan, AZ kemudian menuju dapur dan mengambil linggis, kemudian kembali ke kamar dan memukul rahang sebelah kiri YG dengan linggis hingga tewas.

Aksi tersangka diketahui oleh tetangga yang curiga ketika mendengar jeritan korban, sehingga tetangga AZ yang bernama AD mendatangi rumah korban dan pelaku untuk mengetahui apa yang terjadi.

Tetangga pelaku AD yang bertemu dengan pelaku didepan pintu kamar sempat dikibuli bahwa tidak ada kejadian apa apa, tetapi AD yang masih kerabat pelaku penasaran, dan bersama AZ masuk ke kamar dan melihat korban sudah terkapar bersimbah darah di lantai kamar.

AD kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa, dan Kepala Desa lalu menghubungi pihak kepolisian. Sehingga pada malam kejadian pelaku AZ langsung diamankan Personil Polsek Tuhemberua yang dipimpin Kapolsek Tuhemberua AKP.Gatimbowo Gea, dan diboyong ke Mapolres Nias untuk penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, AZ dijerat dengan Pasal 44 ayat 3 UU nomor 23 tahun 2004 tentang KDRT, yunto pasal 338 subsider pasal 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(sw/ss/nu)

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...