Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Mesum Di Gubuk, Pasangan Selingkuh Ditangkap Warga

Mesum Di Gubuk, Pasangan Selingkuh Ditangkap Warga

Labura, suarasumut.com – Kerab lakukan perselingkuhan dengan suaminya, R br Sianipar, warga Jalan Kampung Teladan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura bersama warga menyerahkan Roberta Pandiangan (38), warga Kisaran teman selingkuhan suaminya ke Polsek Kualuh Hulu, Selasa (3/10). Roberta Pandiangan digerebek warga sedang melakukan perbuatan suami istri dengan A.Sihite (43), suami dari R br Sianipar.

Pantauan suarasumut.com di Mapolsek Kualuh Hulu, terlihat banyak warga mengerumuni Polsek ingin menyaksikan salah satu pasangan selingkuh yang ditangkap untuk diserahkan untuk diperiksa lebih lanjut.

Saat ditemui wartawan di Polsek Kualuh Hulu, R br Sianipar (41) menceritakan awal penggerebekan yang dilakukannya bersama anaknya dan warga. Katanya, awalnya dia mendengar dari temannya bahwa suaminya, A.Sihite kerab berduaan dengan Roberta Pandiangan disebuah gubuk di areal perkebunan sawit miliknya.

Untuk membuktikan kebenaran informasi itu, dirinya bersama anaknya pergi ke perkebunan sawit miliknya yang terletak di Desa Teluk Binjai, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labura.

“Informasi itu ternyata benar. Saya dan warga menyaksikan mereka sedang melakukan perbuatan suami istri di dalam gubuk yang berada diareal perkebunan sawit milik saya. Mengetahui dirinya digerebek, A.Sihite melarikan diri sementara Roberta Pandiangan, teman mesumnya kami serahkan ke Polsek Kualuh Hulu,”ungkapnya dengan nada geram.

Masih katanya, sebelumnya A.Sihite dan Roberta Pandiangan telah pernah ditangkap karena melakukan perbuatan yang sama di salah satu rumah milik warga di Dusun Sikopi kopi, Desa Pulo Dogom, Kecamatan Kualuh Hulu. Setelah kejadian itu mereka melarikan diri ke Jakarta.

Beberapa lama mereka tinggal di Jakarta, A.Sihite datang menemui dirinya meminta kembali rujuk dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

“Rupanya dia kembali mengulangi perbuatannya”,ujarnya menambahkan.

Kapolsek Kualuh Hulu, AKP H.Tampubolon melalui Kanit Reskrim Ipda P.Hutagaol,SH membenarkan R br Sianipar dan warga menyerahkan Roberta Pandiangan ke Polsek Kualuh Hulu setelah digerebek melakukan perbuatan mesum.

Lanjutnya, ketika digerebek warga, suami pelapor melarikan diri sedangkan Roberta Pandiangan diserahkan ke Polsek Kualuh Hulu dan kini diamankan di Polsek guna pemeriksaan,”tutupnya.(cc/ss/lu)

Kata kunci terkait:
bupati nias selatan selingkuh, bokep ketangkap warga, bokep nias, bokep ketangkap mesum, bokep di tangkap warga, bokep tertangkap warga, bokep mesum ketangkap, bokep ditangkap warga, Bokep nias selatan, bokep mesum ketangkap warga

Lihat Juga

Medan - Semenjak dibukanya proses pendaftaran Bakal Calon (Balon) DPD RI dari Dapil Sumutera Utara yang akan maju pada Pemilu serentak tahun 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi, sudah ada tiga belas kandidat yang datang menyerahkan berkas syarat dukungannya. WTP Simarmata menyerahkan dukungan sebagai bakal calon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) RI di hari keempat dan pendaftar kesebelas di kantor Komisi Pemilihan Umum Sumut, Rabu (25/4/2018) yang diterima langsung oleh Komisioner KPU Sumut Dr Iskandar Zulkarnain WTP Simarmata mendaftarkan diri dengan didampingi Ketua Tim Ir Tumpal Simarmata dan sejumlah tim suksesnya dan simpatisan dimana terlebih dulu menandatangani pendaftaran. WTP Simarmata menyerahkan bukti dukungan fotokopi dukungan KTP masyarakat ke KPU Provinsi Sumut sebanyak 4671 lembar yang tersebar di sejumlah Kabupaten/Kota. Penerimaan pendaftaran balon DPD ke KPU Sumut itu secara resmi sudah dibuka Ketua KPU Sumut Mulia Banurea. Usai dibuka selanjutnya dilakukan penyerahan berkas kepada KPU Sumut untuk dilakukan pemeriksaan persyaratan dukungan oleh tim yang dibentuk KPU Sumut. Usai mendaftar, WTP Simarmata mengatakan, dirinya optimis akan lolos sebagai peserta calon Anggota DPD RI Dapil Sumut. Bahkan niatnya maju anggota DPD RI tersebut lantaran mendapat dukungan dari tokoh-tokoh Agama, Akademisi, Organisasi dan Masyarakat. “Untuk menjalankan perjuangan ini, sambung WTP, pihaknya sudah membentuk tim pemenangan di setiap daerah kabupaten/kota dan termasuk tim penghubung (LO) yang tugasnya selalu memantau di KPU provinsi baik ada hal-hal kekurangan yang harus dilengkapi,” imbuhnya. WTP Simarmata juga meminta warga masyarakat untuk membantu KPU dalam mensosialisasikan Pemilu Damai sesuai perundang-undangan. Menurut Edward Hs. Siallagan, WTP Simarmata sebagai bakal calon anggota DPD RI karena sosok dan kualifikasi yang dimilikinya sangat dibutuhkan melihat situasi dan kondisi bangsa saat ini. "Disamping memang mendapat dukungan dari tokoh agama, akademisi, organisasi dan masyarakat agar dirinya mengabdikan tenaga dan pikirannya untuk bangsa dan negara, khususnya Sumatera Utara, pungkas Sekjen DPP Punguan Siallagan Indonesia (Parsibor). Informasi yang diperoleh, sejauh ini sudah ada 13 balon DPD RI yang menyerahkan mandat ke KPU Sumut. Pengumuman penyerahan syarat dukungan balon DPD ini berdasarkan Peraturan KPU No.5/2018 sudah dibuka sejak 26 Maret-8 April 2018 di kantor KPU Sumut. Sedangkan dari tahapan yang sudah berlangsung, pada 22 April-26 April 2018 sudah harus menyerahkan dokumen syarat dukungan sebagai balon anggota DPD RI. Turut ikut Ketua Umum DPD Punguan Siallagan (Parsibor) Kota Medan Sekitarnya, Raswin Siallagan, S.Sos, Drs Saragi Simarmata MM Sekretaris Punguan Simataraja Kota Medan sekaligus Calek DPRD Kota Medan Dapil 3 (Medan Tembung, Medan Perjuangan dan Medan Timur) dari Partai Nasdem. Pengurus DPP Punguan Simataraja Indonesia diantaranya, John Wenson Simarmata, Rinton Simarmata, Richard Simarmata, Dosi Raja Simarmata, Lazarus Bona Simarmata, Abdon Simarmata STh dan Uba Simarmata. (js)

Korem 023/KS Gelar Samapta Periodik Semester Satu

Sibolga | suarasumut.com  –  Prajurit Korem 023/KS sedang melaksanakan samapta periodik semester satu di lapangan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *