Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Terlalu Mudah Polres Labuhanbatu Tetapkan Status DPO Satpam

Terlalu Mudah Polres Labuhanbatu Tetapkan Status DPO Satpam

Rantauprapat, suarasumut.com – Sejak 2013 hingga Mei 2015 ini, sebanyak 15 Satpam berstatus tersangka tindak pidana masuk dalam daftar pencarian orang. Padahal sesuai ketentuannya, beroperasinya Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) di Provinsi Sumatera Utara berdasarkan rekomendasi dari Kapoldasu dan izin dari Kapolri.

Informasi yang dihimpun suarasumut.com hingga Minggu (3/5), pada bulan Oktober 2013, 9 Satpam Pasar Gelugur di Kecamatan Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu penganiaya Abdul Fadil (19) berstatus DPO hingga saat ini. Hal serupa juga terjadi pada DPO 6 Satpam PT Torganda tersangka pembunuh Beza Tulo Gea di Desa Aek Korsik, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu sejak Agustus 2014 lalu hingga saat ini juga tak kunjung tertangkap.

Orangtua Abdul Fadli, Hanafiah (55) sangat menyayangkan 9 tersangka yang bekerja sebagai Satpam di Pasar Gelugur sejak Oktober 2013 lalu hingga saat ini belum juga ditangkap. Menurut dia, status DPO yang ditetapkan oleh Polres Labuhanbatu terhadap pelaku penganiayaan anaknya sangat diragukan kebenarannya.

“Setiap lapisan masyarakat mengetahui, perusahaan jasa pengamanan dapat berperasi dikarenakan adanya rekomendasi Kapolda dan izin Kapolri. Jika jajaran Kapolres Labuhanbatu serius, sangat naïf status DPO 9 Satpam penganiaya anak saya tidak dapat ditangkap,” kata Hanafi.

Hal yang hamper senada juga pernah dilontarkan Ketua Pengadilan Negeri Rantauprapat, Tumpal Sagala SH selaku Hakim Ketua saat menyidangkan perkara 4 tersangka pembunuhan karyawan PT Torganda, Beza Tula Gea. Saat itu, Tumpal Sagala sangat menyanyangkan 6 Satpam PT Torganda yang hingga saat ini masih berstatus DPO.

“Perkara korupsi saja pelakunya dapat dilacak melalui handphone, sanak keluarga. Ini orang yang bekerja sebagai Satpam lain. Saya lihat erlalu mudah penetapan DPO Satpam,” kata Tumpal kepada JPU, Susi dan Lisa beberapa waktu lalu di ruang sidang Cakra PN Rantauprapat.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Hendra Eko T saat dikonfirmasi via short service massage (SMS) terkait kesesuaian prosedur penetapan 15 Satpam sebagai tersangka dalam DPO, perwira Polri itu tidak memberikan jawaban. Sekalipun tanda SMS terkirim, hingga berita ini dikirimkan ke meja redaksi, Hendra Eko T tak memberikan jawaban. (ls/ss/lb)

Kata kunci terkait:
2017 orang yang di dpo rantau prapat, daftar nama buronan polsek kota batu tahun 2015, Daftar nama dpo d labura, daftar nama dpo Labuhan batu terbaru, Daftar nama dpo polres labuhan batu, pt torganda aek, status satpam pasar gelugur rantauprapat

Lihat Juga

Jumlah Penduduk Miskin Kota Gunungsitoli Menurun

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Pemerintah Kota Gunungsitoli mengklaim jika jumlah penduduk miskin di Kota Gunungsitoli ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *