Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Terkait Proyek Peningkatan/Pembangunan Dermaga Sungai, DPRD SU Diminta Tanggapi Permohonan Warga Desa Sei Jawi-jawi

Terkait Proyek Peningkatan/Pembangunan Dermaga Sungai, DPRD SU Diminta Tanggapi Permohonan Warga Desa Sei Jawi-jawi

Labuhanbatu, suarasumut.com  –  Ratusan masyarakat dari tiga dusun di Desa Sei Jawi-Jawi, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, musyawarah dan membuat suarat pernyataan terkait proyek pembangunan/peningkatan dermaga sungai yang saat ini sedang mulai di kerjakan oleh pihak kontraktor PT.Sumatera Indah Indonesia.

Pantauan media ini, warga Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3 melalui Kepala Desa dan LKMD telah membuat suatu surat pernyataan terkait pengerjaan proyek dermaga yang di Dusun 2 Desa Sei Jawi-Jawi agar perlu di tinjau ulang. pasalnya pekerjaan dengan anggaran 6 Miliyar lebih itu, apabila terus dilanjutkan tidak akan dapat digunakan masyarakat sebagai fasilitas sehari-hari untuk menghubungkan antara dusun.

Yang lebih parah lagi angaran yang dikucurkan Pemerintah Provinsi ini akan sia-sia seperti dermaga yang di bangun tahun 2010 di Sei Piandang sampai saat ini bangunannya tidak dapat dinikmati masyarakat, bahkan bangunannya saja sudah mulai rusak.

Untuk itu kami membuat peryataan dan akan kami sampaikan surat permohonan ini di tanda tangani 150 warga, agar proyek tersebut di rubah besteknya karena apabila tidak di rubah, proyek tersebut akan sia-sia tidak dapat di nikmati warga 24 jam.Hanya saat air pasang saja yang dapat digunakan, apabila air timpas warga harus memakai tangkahan darurat yang jaraknya kurang lebih 1 kilo meter dari lokasi proyek yang saat ini sedang dikerjakan oleh pihak kontraktor.

Kepala Desa Sei Jawi-Jawi Yusuf Anwar,” Dalam waktu dekat kami (warga) akan mendatangi kantor Gubernur, DPRD SU, Dan Dinas Perhubungan Darat Sumatera Utara untuk menyampaikan aspirasi kami, terkait pelaksanaan proyek peninggkatan/pembangunan dermaga sungai yang di kucurkan pihak Pemerintah Provinsi di daerah kami perlu di adakan peninjauan ulang,”sebut Yusuf.

“Sebagai masyarakat tentunya kita sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan DPRD SU karena sudah mengajukan dan telah di realisasikanya dana untuk peningkatan/pembangunan sungai di daerah kami, benar saat ini ada 2 dermaga yang di kerjakan kontraktor dari dinas Kementrian Perhubungan dan angaranya juga cukup besar berkisar 12 Miliyar lebih untuk 2 dermaga, akan tetapi kalau bangunan itu tidak tepat pada tempatnya, atau tidak dapat di nikmati masyarakat inilah yang menjadi problem sehingga kami berupaya untuk memohon agar di lakukan peninjauan ulang, sebab apabila dilanjutkan akan sia-sia angaran yang dikucurkan Pemerintah itu,”tandasnya.

Yang paling parahnya lagi menurut sumber yang patut di percaya, Camat Panai Hulu Muslih Dan Pegawai Honornya Hari sebagai pemasok Material untuk proyek dermaga, padahal seharusnya Camat harus berpihak kepada masyarakat terkait pembangunan yang sedang di kerjakan yang nantinya apabila selesai di bangun tidak dapat dimanfaatkan senantiasa. Ini malah sebaliknya seolah-olah sang Camat hanya memikirkan kepentingan pribadi, bukan berpihak kepada kepentingan umum untuk daerahnya.

“Terpisah Camat Panai Hulu saat di temui di ruang kerjanya awak media ini tidakberhasil menemuinya.(ta/ss/lb)

Lihat Juga

452 Pramuka Ikuti Perkemahan Internasional 2017 Di Malaysia

JAKARTA | suarasumut.com  –  Sebanyak 452 anggota Gerakan Pramuka akan mengikuti Perkemahan Internasional di Selangor, ...