Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Terkait Kasus RAL, Garda-Pas Minta Bupati Nisut Ditangkap

Terkait Kasus RAL, Garda-Pas Minta Bupati Nisut Ditangkap

Gunungsitoli | suarasumut.com  —  Sejumlah aktivis Kepulauan Nias yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Gerakan Pemuda Peduli Supremasi Hukum (Garda-Pas) Kepulauan Nias datangi Kantor Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dan Markas Komando Polisi Resor Nias, Jum’at.

Kedatangan para aktivis tersebut ke kantor Kejari Gunungsitoli dan Polres Nias adalah mendesak dan mendukung Polres Nias dan Kejari Gunungsitoli menuntaskan kasus korupsi penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Nias kepada PT.Riau Air Lines pada tahun 2007 yang merugikan negara Rp 6 Milliar, dan telah mendudukkan mantan Bupati Nias Binahati Beneckditus Baeha sebagai terdakwa.

Para aktivis juga mendesak Kejari dan Polres Nias menetapkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Nias yang kini menjabat sebagai Bupati Nias Utara Marselinus Ingati Nazara sebagai tersangka dan ditangkap.

Marselinus Ingati Nazara mengetahui penganggaran penyertaan modal kepada PT.RAL dan ikut menandatangani MoU antara Pemerintah Kabupaten Nias dengan PT.RAL, padahal penyertaan modal tersebut tidak mempunyai landasan hukum.

Mantan Bupati Nias Binahati B Baeha dan mantan Ketua DPRD Kabupaten Nias Marselinus Ingati Nazara diduga ikut bersama sama melakukan penyalahgunaan wewenang terhadap jabatan masing masing yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 6 milliar. Namun, hingga saat ini yang telah ditetapkan tersangka dan ditahan hanya mantan Bupati Nias.

Saat melakukan orasi di kantor Kejari Gunungsitoli, para aktivis diterima Kepala Seksi Pidana Khusus Yus Iman Harefa. Kasipidsus menerangkan jika kasus penyertaan modal Kabupaten Nias kepada PT.RAL sedang berjalan dengan terdakwa Binahati B Baeha.

“Mengenai harapan Garda-Pas untuk menambah tersangka, Kejaksaan tidak dapat melakukan intervensi kepada Polres Nias, sebab yang berwenang menetapkan tersangka adalah Polisi. Kejaksaan tidak ada tujuan menghambat dan menghalang kasus ini,”terang Yus Iman.

Sebelum ke kantor Kejaksaan, para aktivis melakukan unjukrasa di Mapolres Nias dan diterima Wakil Kapolres Nias. Wakil Kapolres Nias mengatakan, penyidik Polres Nias sedang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dan telah menetapkan pelaku utama sebagai tersangka.

“Saat ini kita sedang lakukan penyelidikan dan pelaku utama telah kita tetapkan sebagai tersangka. Beberapa oknum sedang kita periksa, jika kelak dalam penyelidikan kemungkinan ada yang bisa kita jadikan tersangka, maka akan kita tetapkan sebagai tersangka,”tegas Wakil Kapolres Nias.(al/ss-gs)

Kata kunci terkait:
Kasi pidum gunung sitoli

Lihat Juga

Ket. Gbr : Bupati H Syahrul M Pasaribu SH bersama Wabup Ir H Aswin Efendi Siregar saat memberikan hadiah dan piagam kepada pemenang lomba B2SA tingkat Tapsel, Rabu (17/10-3018). Foto Ali Akbar/ss

Kecamatan Batang Angkola Sabet Juara Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Tapsel

Tapanuli Selatan | suarasumut.com  –  Kecamatan Batang Angkola meraih juara pertama dalam acara lomba cipta ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.