Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Terkait France Bakeri Rantauprapat Jual Kue “Basi” Dinkes Labuhanbatu Akan Tindaklanjuti

Terkait France Bakeri Rantauprapat Jual Kue “Basi” Dinkes Labuhanbatu Akan Tindaklanjuti

Labuhanbatu | suarasumut.com  –  Terkait France Bakeri yang diduga menjual Kue Basi terhadap Konsumen, Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu akan tindaklanjuti hal tersebut.

Hal itu dikatakannya ketika Wartawan meminta tanggapan atas viralnya berita itu di sejumlah media sosial. “Akan kita tindak lanjuti, “tulis Tinur Bulan melalui pesan Watspnya, Kamis (19/4/2018).

Ketika disinggung, langkah apa yang akan dilakukan, Tinur Bulan malah memilih bungkam alias tak membalas.

Sementara itu Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Labuhanbatu (LPKL) Zulham Abdul Fattah mengatakan agar Dinas Kesehatan dapat menindaklanjuti hal tersebut.

“Kita berharap dinas kesehatan dapat menindak lanjuti atas dugaan kue basi,harus terungkaplah apakah itu benar atau tidak, “bilang Fattah.

Lanjut Fattah, jangan hanya sebatas omongan saja tapi tidak ditindak lanjuti. Diharapkan dinas terkait komitmen atas ucapan untuk ditindaklanjuti.

“Dari Lembaga kita juga akan membuat surat atas hal ini. Ini kita anggap masalah serius,”ujar Fattah.

Sebelumnya, France Bakeri di Rantauprapat yang terletak di jalan Ahmad Yani, Kabupaten Labuhanbatu, Sumut diduga menjual kue basi pada konsumennya. Akhirnya Konsumen yang memakan kue dadar Gulung itu menjadi muntah-muntah.

“Sudah ku jelaskan bang ke kasir, kalau kue dadar Gulung yang saya beli basi, namun para pekerja itu malah diam saja, seakan keluhan saya itu malah tidak dindahkan mereka, akibatnya saya menjadi muntah-muntah, “kata Vera Yuninda Warga Balai Desa saat ditanya Wartawan, Rabu (18/4/2018).

Katanya, meski para karyawan France itu mengetahui kalau kue tersebut adalah basi. Namun mereka malah tersenyum dengan keluhan saya. Bahkan mereka juga mengetahui kalau kue tersebut adalah basi.

“Memang kue semalam itu bu, makanya basi.! Loh kalau sudah basi kenapa kamu jual lagi?. Aku kan enggak tahu kalau kue yang dipajang kue basi. Bagaimananya kamu ini, ungkap Vera menirukan perbincangan mereka saat ia ke France Bakeri membeli kue dadar Gulung (17/4/2018) sekitar pukul 21.00 Wib.

Hendaknya, Lanjut Vera, dinas terkait untuk memberikan sangsi pada toko kue tersebut, sebab jika hal itu dibiarkan diduga akan membuat hal yang sama kembali.

“Kita harap ada tindakan degan pengusaha France itu, saya juga merasa dirugikan atas hal ini, selain sudah dibayar keluhan saya juga tak ditanggapi, “bilang Vera.

Sementara Pimpinan France ketika ditemui Wartawan tak bersedia berjumpa. Bahkan ia mengalihkan dengan memberikan nomor telepon orang lain. Ketika dihubungi malah anak kecil yang angkat.(ab/ss-lb)

Lihat Juga

Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Karo Laksanakan Diklat Revolusi Mental

Karo | suarasumut.com  –  Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *