Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Terkait Dana Desa Kades Mhd Sofyan Sp Bisa “Gol”?

Terkait Dana Desa Kades Mhd Sofyan Sp Bisa “Gol”?

Tanjungleidong | suarasumut.com  –  Dugaan Permainan Dana Desa yang berujung penyelewengan uang rakyat terus dikumandangkan. Elemen masyarakat yang tergabung dalam peduli lingkungan Desa Telukpule Luar Kabupaten Labuhanbatu Utara disorot tajam.

Hal ini diungkapkan Syaifuddin Sitorus sebagai perwakilan Peduli Lingkungan, Senin (8/1) kepada suarasumut.com tentang adanya kejanggalan penggunaan Dana Desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Mhd Sofyan SP.

Sambungnya, aroma indikasi berupa penyelewengan uang rakyat yang melilit Kades Mhd Sofyan SP meliputi pendapatan belanja tahun 2015 sebesar 583 001 500 dimana dalam tahap I ditarik sebesar rp 213.000 .000 sedangkan yang tertuang dalam silpa sebesar 231.848,400. Yang menjadi tanda tanya adalah sisa Anggaran 137000,000 tidak diketahui rimbanya.

“Selain sisa anggaran, kami juga menemukan ada kejanggalan pengerjaan fisik seperti proyek tahun 2016 berupa jalan semen Simpang Udin cs, sebesar 28.495.000, rehap lapangan bola kaki Dusun 3 sebesar Rp 8 juta dan Jalan semen Shaman 1×90 23.521.000 tidak terialisasi,”jelasnya.

Masih kata Syaifuddin, data data sudah dipersiapkan, sebentar lagi akan diantar ke unit Tipikor Polres Labuhanbatu.

Disisi lain Ketua LSM PiPMI Kualuhleidong Hasan Basri mengatakan, dia berharap pihak Tipikor segera memproses temuan masyarakat dugaan penyelewengan dana desa.

Sambungnya, bila nanti ditemukan indikasi penyelewengan, diharapkan pihak penegak hukum agar menindak tegas untuk mempertanggung jawabkan secara hukum.

Saat dikonfirmasi Alirafsanjani saat itu menjabat Bendahara Desa mengatakan, uang yang Rp 137000.000 itu bukan raib, melainkan tidak dibayar pemerintah pusat dan masuk Silpa. Ketika disinggung soal kerjaan fisik dimana ia tidak mengetahui. Mantan Benbdahara hanya berkata tanya saja sama kepala desa.(ah/ss-lu)

 

Lihat Juga

Medan - Semenjak dibukanya proses pendaftaran Bakal Calon (Balon) DPD RI dari Dapil Sumutera Utara yang akan maju pada Pemilu serentak tahun 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi, sudah ada tiga belas kandidat yang datang menyerahkan berkas syarat dukungannya. WTP Simarmata menyerahkan dukungan sebagai bakal calon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) RI di hari keempat dan pendaftar kesebelas di kantor Komisi Pemilihan Umum Sumut, Rabu (25/4/2018) yang diterima langsung oleh Komisioner KPU Sumut Dr Iskandar Zulkarnain WTP Simarmata mendaftarkan diri dengan didampingi Ketua Tim Ir Tumpal Simarmata dan sejumlah tim suksesnya dan simpatisan dimana terlebih dulu menandatangani pendaftaran. WTP Simarmata menyerahkan bukti dukungan fotokopi dukungan KTP masyarakat ke KPU Provinsi Sumut sebanyak 4671 lembar yang tersebar di sejumlah Kabupaten/Kota. Penerimaan pendaftaran balon DPD ke KPU Sumut itu secara resmi sudah dibuka Ketua KPU Sumut Mulia Banurea. Usai dibuka selanjutnya dilakukan penyerahan berkas kepada KPU Sumut untuk dilakukan pemeriksaan persyaratan dukungan oleh tim yang dibentuk KPU Sumut. Usai mendaftar, WTP Simarmata mengatakan, dirinya optimis akan lolos sebagai peserta calon Anggota DPD RI Dapil Sumut. Bahkan niatnya maju anggota DPD RI tersebut lantaran mendapat dukungan dari tokoh-tokoh Agama, Akademisi, Organisasi dan Masyarakat. “Untuk menjalankan perjuangan ini, sambung WTP, pihaknya sudah membentuk tim pemenangan di setiap daerah kabupaten/kota dan termasuk tim penghubung (LO) yang tugasnya selalu memantau di KPU provinsi baik ada hal-hal kekurangan yang harus dilengkapi,” imbuhnya. WTP Simarmata juga meminta warga masyarakat untuk membantu KPU dalam mensosialisasikan Pemilu Damai sesuai perundang-undangan. Menurut Edward Hs. Siallagan, WTP Simarmata sebagai bakal calon anggota DPD RI karena sosok dan kualifikasi yang dimilikinya sangat dibutuhkan melihat situasi dan kondisi bangsa saat ini. "Disamping memang mendapat dukungan dari tokoh agama, akademisi, organisasi dan masyarakat agar dirinya mengabdikan tenaga dan pikirannya untuk bangsa dan negara, khususnya Sumatera Utara, pungkas Sekjen DPP Punguan Siallagan Indonesia (Parsibor). Informasi yang diperoleh, sejauh ini sudah ada 13 balon DPD RI yang menyerahkan mandat ke KPU Sumut. Pengumuman penyerahan syarat dukungan balon DPD ini berdasarkan Peraturan KPU No.5/2018 sudah dibuka sejak 26 Maret-8 April 2018 di kantor KPU Sumut. Sedangkan dari tahapan yang sudah berlangsung, pada 22 April-26 April 2018 sudah harus menyerahkan dokumen syarat dukungan sebagai balon anggota DPD RI. Turut ikut Ketua Umum DPD Punguan Siallagan (Parsibor) Kota Medan Sekitarnya, Raswin Siallagan, S.Sos, Drs Saragi Simarmata MM Sekretaris Punguan Simataraja Kota Medan sekaligus Calek DPRD Kota Medan Dapil 3 (Medan Tembung, Medan Perjuangan dan Medan Timur) dari Partai Nasdem. Pengurus DPP Punguan Simataraja Indonesia diantaranya, John Wenson Simarmata, Rinton Simarmata, Richard Simarmata, Dosi Raja Simarmata, Lazarus Bona Simarmata, Abdon Simarmata STh dan Uba Simarmata. (js)

Korem 023/KS Gelar Samapta Periodik Semester Satu

Sibolga | suarasumut.com  –  Prajurit Korem 023/KS sedang melaksanakan samapta periodik semester satu di lapangan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *