Beranda ›› Headline ›› Terjadi Di Labusel, Modus Bisa Gandakan Uang & Perhiasan Secara Mistis, Pelaku Penipuan Digiring Ke Polisi

Terjadi Di Labusel, Modus Bisa Gandakan Uang & Perhiasan Secara Mistis, Pelaku Penipuan Digiring Ke Polisi

Labuhanbatu | suarasumut.com  –  HBR alias Doni Weski Sipahutar alias Henri Warga Dusun VII, Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat terpaksa berurusan degan Polisi.Pasalnya ia nekat melakukan tindak pidana penipuan dengan modus bisa menggandakan uang dan perhiasan.

Atas Laporan korban bernomor 97/V/2018/SPKT/SU/LBS/POlSEKTA KOTA PINANG tertanggal 25 Mei 2018 Atas nama Rusmaya Br Situmorang (53) Warga Simpang 4 Parsaoran Nauli Desa Sisumut Kec. Kotapinang Kab.Labuhanbatu Selatan kini tersangka harus meringgkuk disel Tahanan.

“Ya pelaku bermodus bisa menggandakan uang dan perhiasan, kini pelaku telah diperiksa oleh Polsekta Kota Pinang, “kata AKBP Frido Situmorang selaku Kapolres Labuhanbatu, Sabtu (2/6/2018).

Data dihimpun Wartawan mulanya terjadinya kasus itu, pada hari senin tanggal 21 mei 2018 sekira pukul 10.00 wib di Rumah korba di Simpang 4 Parsaoran Nauli Desa Sisumut Kec. Kotapinang Kab. Labuhanbatu Selatan telah terjadi tindak pidana penipuan dengan cara tersangka sebagai kerabat korban bertamu ke rumah korban dan selanjutnya tersangka menginap di rumah korban selanjutnya tersangka mengaku sebagao orang yanh dapat menggadakan uang tunai dan perhiasan emas secara mistis. Selanjutnya tersangka meminta uang dan perhiasan emas korban untuk digandakan.

Kemudian, korban menyerahkan uang tunai Rp. 70.000.000 dan berbagai perhiasan emas korban untuk di gandakan, selanjutnya tersangka memasukan uang dan emas kedalam karton dan tersangka mengatakan kepada korban karton dapat dibuka apabila disuruh tersangka.

Setelah itu, tersangka berangkat pulang ke Medan korban pun memeriksa karton tersebut dan isi karton tersebut beriskan potongan-potogan kertas seukuran uang kertas dan berbagai perhiasan yang terbuat dari imitasi.

Selanjutnya, pada hari Sabtu tanggal 02 Juni 2018 sekira pukul 09.00 wib keluarga korban datang ke Polsekta Kotapinang dan menyerahkan tersangka dan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp. 20.000.000, dari pengakuan tersangka uang tersebut merupakan uang sisa milik korban.

Adapun barang bukti yang diamankan seperti, satu kotak potongan kertas dan karton, uang tunai Rp. 20.000.000 (Dua Puluh Juta, 1 (satu) buah perhiasan kalung emas, 1 (satu) buah mainan perhiasan kalung emas, 3 (tiga) buah perhiasan cincin emas, 1 (satu) buah plastik asoy warna putih yang berisikan berbagai aseaoris berupa cincin, kalung, gelang yang terbuat dari imitasi, 1 (satu) buah plastik asoy warna biru yang berisikan berbagai berupa cincin, kalung, gelang yang terbuat dari imitasi.(ab/ss-lb)

Lihat Juga

Korban Longsor Di Nias Selatan Kembali Ditemukan

Nias Selatan | suarasumut.com  –  Satu korban longsor di Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.