Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Tatib PN Rantauprapat Dibenahi

Tatib PN Rantauprapat Dibenahi

Rantauprapat, suarasumut.com – Masih ditemukannya penggunaan handphone yang dapat mengganggu kelancaran dan ketertiban persidangan Penitera Sekretaris (Pansek) PN Rantauprapat, Megawati Simbolon SH berharap tidak dimaknai secara kaku. Hal tersebut dikatakannya, penggunaan handphone saat bersidang dipengaruhi oleh berbagai factor, diantaranya karena situasi yang genting dan bersifat insidentil.

Kepada suarasumut.com, Senin (4/5), Megawati Simbolon SH menyebutkan, adanya sorotan public terhadap Ketua PN Rantauprapat, Tumpal Sagala terkait penggunaan handphone saat bersidang dipengaruhi hal yang mendesak. Menurut Megawati, saat itu anak Ketua PN Rantauprapat yang masih SLTA di Kalimantan jatuh dan kepalanya terbentur saat bermain Futsal.

“Sebelum bersidang, sudah ada telephone yang memberitahukan kalau anak pak Ketua jatuh dan kepalanya terbentur. Telephone kedua melalui ajudan itu sifatnya genting dan tak terduga yang mengakibatkan pak Tumpal was-was dengan kondisi anaknya,” kata Megawati Simbolon. Sembari menjelaskan, saat bersidang Ketua PN Rantauprapat, Tumpal Sagala tidak membawa handphone.

Lanjut Megawati Simbolon, seyogyanya untuk menjaga ketertiban persidangan, ajudan Ketua PN Rantauprapat menuliskan pesan dalam secarik kertas dan menyampaikannya melalui Panitera Pengganti. Untuk itu ia berharap, penggunaan handphone saat bersidang oleh Ketua PN Rantauprapat tidak diartikan secara negative.

“Tatib (tata tertib) persidangan sudah dibenahi dan sudah dikoordinasikan agar tidak terjadi lagi. Untuk menjaga ketertiban persidangan, pesan disampaikan melalui secarik kertas, sehingga jika panggilan telephone dianggap genting, sidang dapat dilakukan skors,” jelas Megawati Simbolon. (ls/ss/lb)

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...