Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Tarif PBB-P2 Di Kota Gunungsitoli Akan Diturunkan

Tarif PBB-P2 Di Kota Gunungsitoli Akan Diturunkan

Gunungsitoli, suarasumut.com — Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kota Gunungsitoli akan diturunkan. DPRD Kota Gunungsitoli meminta Wali Kota Gunungsitoli untuk segera menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) penurunan tarif PBB-P2 dalam waktu dekat kepada DPRD Kota Gunungsitoli.

Rencana tersebut diungkapkan sejumlah anggota DPRD pada rapat paripurna penyampaian nota pengantar/penjelasan umum (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Gunungsitoli tahun anggaran 2014, di ruang rapat paripurna, kantor DPRD Kota Gunungsitoli, Jalan Gomo, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Selasa (15/9).

Pada rapat paripurna tersbeut, sejumlah anggota DPRD Kota Gunungsitoli mendesak Wali Kota Gunungsitoli agar menyerahkan Ranperda penurunan tarif PBB-P2 kepada DPRD, supaya DPRD Kota Gunungsitoli dapat membahas dan menetapkan menjadi sebuah peraturan daerah (Perda) dalam tahun ini.

Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa pada kesempatan yang sama, juga telah memberitahu dalam rapat jika DPRD telah mengkonfirmasi rencana penurunan tarif PBB-P2 kepada Biro Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri.

Biro Keuangan Daerah Kemendagri, mengatakan jika tidak ada halangan kepada pemeirntah daerah untuk menurunkan tarif PBB-P2, selagi kebijakan tersebut karena keterbatasan kemampuan masyarakat.

Usai rapat paripurna, Wali Kota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase, M.Sp yang ditemui wartawan mengatakan, Pemko Gunungsitoli telah menyusun Ranperda penurunan tarif PBB-P2 dan akan melayangkan dalam waktu dekat kepada DPRD Kota Gunungsitoli.

Disinggung jumlah tarif PBB-P2 yang akan dikenakan kepada warga setelah diturunkan kelak, menurut Wali Kota Gunungsitoli, jumlahnya tidak akan jauh naik dari tarif PBB-P2 sebelum dinaikkan menjadi 250 persen.

“Tarif PBB-P2 akan kita naikkan 50 persen saja dari tarif semula atau sebelum dinaikkan. Hal tersebut kita lakukan, karena kenaikan tarif PBB-P2 sebelumnya yang mencapai 250 persen cukup memberatkan warga,” ujar Wali Kota Gunungsitoli.(ih/ss/gs)

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...