Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Tanpa Anggaran Bahas Ranperda Perlindungan Anak, Pansus Konsulatasi Ke Kota Pariaman

Tanpa Anggaran Bahas Ranperda Perlindungan Anak, Pansus Konsulatasi Ke Kota Pariaman

Rantauprapat, suarasumut.com  –  Walaupun tanpa naskah akademis (NA) rancangan peraturan daerah (Ranperda) Perlindungan , Pemkab dan DPRD Labuhanbatu tetap ngotot melakukan pembahasan. Anehnya, sekalipun tanpa alokasi anggaran pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) malah melakukan konsultasi ke Kota Pariaman.

Informasi yang dihimpun suarasumut.com hingga Senin (14/9), terungkapnya konsultasi oleh Pansus ke Kota Pariaman saat penyampaian laporan dalam rapat Paripurna di Gedung DPRD Labuhanbatu yang dipimpin Dahlan Bukhori. Sementara, jauh hari sebelum pelaksanaan Paripuran tersebut, Kabag Persidangan Sekretariat DPRD, Armansyah Abdi mengaku tidak ada anggaran pembahasan Ranperda Perlindungan Anak. “Gak ada anggaran pembahasan. Instansi mana yang merancang, itulah yang ada anggarannya,” kata Armansyah Abdi melalui selulernya.

Disebutkan, Pansus Ranperda Perlindungan Anak melakukan konsultasi ke Kota Pariaman, Armansyah Abdi malah menadlihkan anggaran tersebut ditampung di Sekretariat DPRD. “Anggaran konsultasi ada di Sekretariat Dewan,” dalih Armansyah Abdi.

Secara terpisah, Kepala Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak (Kaban KB P3A), yang dikonfirmasi di ruang Paripurna mengaku dirinya tidak mengingat besaran anggaran penyusunan Ranperda tersebut. Dia mendalihkan, banyaknya mata anggaran kegiatan di satuan kerja yang dipimpinnya merupakan factor penyebab dia tidak mengingat anggaran tersebut. “Kita konsultasi ke Menkumham. Gak ingat saya, banyak anggaran kegiatan,” dalih . (ls/ss/lb)

Lihat Juga

Tokoh Lintas Agama Diajak Untuk Menjaga Kamtibmas

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Seluruh tokoh lintas agama yang ada di Kepulauan Nias diajak ikut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.