Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Surat Keterangan Berbadan Sehat Di RSUD Labura, Bayar Rp. 375 Ribu

Surat Keterangan Berbadan Sehat Di RSUD Labura, Bayar Rp. 375 Ribu

Aekkanopan | suarasumut.com  –  Untuk mendapatkan Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS) dan Surat Keterangan Bebas Narkotika (SKBN) di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), anda harus merogoh kocek sebesar Rp. 375.000.

Besaran tarif yang diberlakukan ini terungkap dari salah seorang warga yang mengurus kedua surat tersebut di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Labuhanbatu Utara di Aekkanopan, beberapa hari lalu. RC, remaja yang merupakan warga Labura melalui pamannya Z Siregar mengatakan, ia mengurus surat keterangan itu untuk keperluan melamar bintara polisi yang kebetulan penerimaannya sedang berlangsung.

Dikatakan Siregar, tarif itu masih sangat terlalu memberatkan. Ia berpendapat, tarif yang diberlakukan itu belum ideal dengan kondisi masyarakat di daerah ini. “Terlepas apakah itu udah sesuai perda atau tidak, menurutku itu masih terlalu mahal. Masa’ untuk selembar surat keterangan saja harus bayar hingga ratusan ribu,”keluh Siregar.

Lagi pula, lanjutnya, sesuai keterangan keponakannya RC, ia hanya diperiksa urine dan test darah saja, bukan pemeriksaan kesehatan secara lengkap. Katanya juga, pemeriksaan itu juga tidak berlangsung lama, hanya beberapa menit saja, dan tiba – tiba saja ia sudah mendapatkan kedua surat keterangan itu.

Sementara itu, pihak RSUD, saat dikonfirmasi terkait hal ini menjelaskan, tarif yang dikenakan itu sudah sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Labuhanbatu Utara No 3 Tahun 2014 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan. Sahrun Edi, salah seorang pegawai RSUD yang mengaku sebagai staf Bagian Tata Usaha, kepada wartawan mengatakan, itu memang sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Udah sesuai perda kita, dan memang itulah yang harus dibayarkan. Untuk terbitnya SKBN, kita kan harus melakukan pemeriksaan secara lengkap, dan itulah yang dilakukan. Nah, dalam pemeriksaan lengkap itu, masing-masingnya kan ada tarifnya. Dan tarif – tarif itulah yang dikalkulasikan menjadi sebuah tarif global dalam SKBN,” terang Edi.

Edi juga melanjutkan, pihaknya tidak akan berani bermain – main dengan besaran tarif itu, karena memang sudah ada perdanya. Ia menegaskan kembali tarif yang dikenakan kepada RC itu sudah sesuai aturan yang berlaku.

Berbeda dengan keterangan pihak RSUD, ketika wartawan membuka perda yang disebutkan diatas, tertera disana bahwa tarif yang dikenakan untuk sebuah SKBS adalah Rp. 35.000, dengan rincian Rp. 10.000 untuk jasa sarana dan Rp. 25.000 untuk jasa pelayanan. Sedangkan untuk SKBN, tidak tercantum sedikitpun dalam perda tersebut.

Direktur RSUD, dr Mestika Mayang, hingga berita ini ditulis belum berhasil ditemui untuk dimintai keterangannya. (rz/ss-lu)

Kata kunci terkait:
surat keterangan berbadan sehat, biaya tes narkoba di rsud labuhan batu, keterangan berbadan sehat dan bebas narkoba, perda kabupaten gorontalo tentang pengurusan surat keterangan berbadan sehat, surat keterangan berbadan sehat untuk kkn, surat keterangan rumah sakit umum gunungsitoli, surat sehat dokter jambi

Lihat Juga

Bupati Labuhanbatu Hadiri Arahan Mendagri

Labuhanbatu | suarasumut.com  –  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memberikan pengarahan kepada Forum Komunikasi ...