Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Supremasi Hukum Di Wilayah Polres Labuhanbatu “Buruk”

Supremasi Hukum Di Wilayah Polres Labuhanbatu “Buruk”

Rantauprapat, suarasumut.com – Image buruk kinerja aparat kepolisian resort Labuhanbatu terutama didalam penegakan sufremasi hukum sudah menjadi rahasia umum diberbagai kalangan masyarakat.Tapi kepemimpinan kapolres AKBP. Teguh Yuswardhie,SIK tampaknya ikut tercemari meski baru menjabat akibat ulah para anggotanya yang kerap mempermainkan hukum.

Contohnya, masyarakat umum,TNI,maupun anggota POLRI pun tahu,kalau mobil yang dipakai tersangka narkoba yang ditangkap intel korem dan intel kodim 0209/LB adalah milik oknum kasat Narkoba Polres labuhanbatu AKP.ZULKARNAIN.SH yang biasa dipakai oleh oknum Bandar narkoba berinitial H yang selanjutnya dipinjamkan H kepada tersangka narkoba asal kisaran yang juga diduga adalah kaki tangan kasat narkoba.

Namun sayangnya, pada saat dilakukan paparan dan gelar perkara dimapolres Labuhanbatu,terkait kepemilikan mobil tersebut, Kapolres mengatakan,”memang benar itu mobil kasat narkoba,tapi sudah dijualnya empat bulan yang lalu,”ucapnya.

Keterangan Kapolres soal kepemilikan mobil tersebut menjadi pergunjingan hangat ditengah-tengah masyarakat, karena tahu masyarakat mobil tersebut masih sering dipakai oknum Kasat narkoba. kemudian kenapa dijual kepada Bandar narkoba ? kenapa tidak dilakukan penyelidikan terhadap kasat yang mungkin saja disinyalir ikut terlibat bisnis haram itu?. Tidak tertutup kemungkinan sudah lama ada hubungan emosional antara mereka berdua.

”Kalau saja yang punya mobil masyarakat sipil mungkin saja polisi saling berebut dan cepat-cepat menyelidikinya sampai keakar-akarnya,”celetuk warga disebuah kerumunan.

Masyarakat Kabupaten Labuhanbatu, Labura dan Labusel sangat berharap kepada kapolres labuhanbatu AKBP.Teguh Yuswardhie,sik untuk terus melakukan penyelidikan walaupun secara internal terhadap ke pemilikan mobil tersebut sekaligus dugaan keterlibatan oknum kasat narkoba terhadap barang-bukti dan tersangka yang sudah diamankan.

Secara global dapat di simpulkan,sejak AKP.ZULKARNAIN.SH menjadi Kasat narkoba, Kabupaten Labuhanbatu raya khususnya sampi kedaerah terpencil menjadi lautan narkoba.pasalnya, setiap pelaku narkoba yang ditangkap 80%dilepaskan(86-red) dan kemudian wajib menjual narkoba diwilayahnya masing-masing.selain itu, juga oknum kasat diduga gemar pelihara Bandar narkoba.sebagai acuan kalau oknum kasat narkoba sering “86”, perwira satu ini memiliki sejumlah asset berupa rumah,mobil dan sejumlah peralatan mewah yang tidak sebanding dengan gaji seorang polisi berpangkat perwira (AKP).

Minggu (16/11) perwira itu bersama dengan anggotanya mengamankan Daun ganja kering lagi.Tapi lucunya,setunggir tersangka pun tidak ada ditemukan pihaknya , hingga sejumlah kuli tinta menilai dalam penemuan barang tak bertuan itu hanya sekedar membersikan namanya yang terlanjur kotor ibarat orang-orangan sawah yang tak berguna lagi ditegah-tegah masyarakat.(ab/ss/lb)

Lihat Juga

MUI Dan Polisi Berperan Sebagai Pemersatu Bangsa

Padangsidimpuan | suarasumut.com – Peran serta ulama dan instansi kepolisian menjadi modal utama untuk menyatukan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.