Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Sungai Bilah Meluap, Puluhan Rumah Warga Terendam Banjir

Sungai Bilah Meluap, Puluhan Rumah Warga Terendam Banjir

Rantauprapat, suarasumut.com – Akibat curah hujan yang cukup tinggi mengguyur Labuhanbatu sejak dua pekan terakhir, Sungai Bilah yang membelah Kota Rantauprapat menjadi dua kecamatan meluap. Akibatnya puluhan rumah yang berada di bantaran sungai, tepatnya di Kampung Sibuaya Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan terendam banjir, Rabu (14/01).

Informasi dihimpun dari warga setempat, ketinggian air sejak pagi hari, air sungai bilah sudah menunjukkan tanda-tanda akan meluap, karena tak seperti biasanya, ketinggian air sudah melewati batas tembok yang dibangun pemerintah untuk menahan debit sungai.

“Ya kami disini sudah curiga melihat debit air Sungai Bilah tidak seperti biasanya, bahkan kami perhatikan tiap hitungan jam, ketinggian air semakin bertambah, biasanya ketinggian air sungai bilah mempunyai jarak tiga meter dari permukaan dinding tebing sungai, namun kali ini permukaan dinding tersebut sudah tenggelam,”terang Mangasi Ringo-ringo (35) warga setempat kepada wartawan.

Dari keterangan warga yang berbeda, Sungai Bilah ini sudah lama tidak pernah meluap, bahkan terakhir pernah terjadi sekitar 20 tahun yang lalu.

“Ini bisa saja akibat penggundulan hutan yang berlebihan, sehingga air yang datang dari hulu tak bisa ditahan. Dan banyaknya galian C yang beroprasi di sepanjang pinggir Sungai Bilah, mengakibatkan terjadinya pendangkalan sungai. Kejadian seperti ini udah lama tak terjadi, sudah 20 tahun lebih, baru kali ini kembali terjadi,”ujar Amin (50).

Dari pantauan dilokasi banjir, tampak hadir Camat Rantau Selatan, Hardiyanto,SSTP yang langsung mengintruksikan kepada warga sekitar agar warga yang rumahnya terendam banjir untuk segera di evakuasi ketempat yang aman dengan menggunakan speedboad milik Basarnas.

“Ya sudah kita bicarakan ke warga yang rumahnya direndam banjir untuk kita evakuasi ke tempat yang aman. Dari data yang kita ambil, untuk di Kampung Sibuaya ini ada berkisar 12 rumah yang terkena dampak luapan Sungai Bilah, dan itu sudah kita catat, dan masih kita cek lagi kampung-kampung mana saja yang terkena banjir,”ucapnya.(ao/ss/rp)

Kata kunci terkait:
sungai bilah banjir, banjir sungai bilah rantauprapat, sungai bilah banjir parah, sungai bilah meluap warga kwatir

Lihat Juga

Perppu Ormas Harus Dilihat Dari Prinsip Bernegara

Jakarta | suarasumut.com  –  Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang. “RUU ...