Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Suhu Politik Memanas, 5 Anggota Komisioner KPUD Dinonaktifkan, 300 Pasukan Polisi Tiba Di Labusel

Suhu Politik Memanas, 5 Anggota Komisioner KPUD Dinonaktifkan, 300 Pasukan Polisi Tiba Di Labusel

Labusel, suarasumut.com – Diduga adanya isu akan terjadi aksi besar besaran di Labuhanbatu Selatan saat menjelang pengumuman hasil Verifikasi Calon Bupati dan Wakil Bupati pada tgl 24 Agustus suasana politik di Kabupaten Labuhanbatu Selatan mulai memanas, hal ini terlihat adanya ratusan pasukan kepolisian yang sudah tiba di Kotapinang di lapangan. Santun berkata bijak berkarya lengkap dengan kendaraan anti huru hara dari pasukan brimob.

Suasana politik mulai memanas adanya sengketa soal dukungan partai kepada salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati yakni Usman/Arwi (umar), pasangan calon ini didukung partai gerindra, golkar dan PDIP, namun SK
dukungan kedua partai pendukung yakni Golkar dan PDIP juga ada pada pasangan calon Wildan/Kholil dan SK tersebut juga suda diterima KPUD Labusel.

Ironisnya saat menjelang pengumuman seluruh anggota Komisioner KPUD Labusel dinonaktifkan oleh KPU provinsi Sumatera Utara. Alasan penonaktifan sementara ke lima Komisioner KPUD Labuhanbatu Selatan diduga telah melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan tahapan Pilkada Labusel 2015, untuk sementara tahapan akan dijalankan oleh KPU Provinsi Sumut.

Kelima komisioner KPUD Labusel yg di non aktifkan yakni Imran Husaini Siregar, Efendi Pasaribu, Salim, Khoirul, Mubarok. “SK- nya sudah diterbitkan kemarin dan telah dikirim ke masing masing Komisioner KPUD, mungkin sudah diterima,” kata anggota KPU Sumut Yulhasni kepada awak media”.

Yulhasni menambahkan pelanggaran yang dilakukan kelima komisioner KPUD tersebut yakni tentang pelanggaran prosedur terkait pelaksanaan tahapan pilkada 2015. “Kelima Komisioner tersebut telah melakukan verifikasi dan klarifikasi dukungan parpol DPP Golkar namun hasilnya terlambat disampaikan, kemudian mereka juga melakukan verifikasi dan klarifikasi tapi tidak di sampaikan kepada Paslon UMAR padahal semestinya hasilnya harus disampaikan, dan masih banyak pelanggaran yang dilakukan komisiner KPUD Labusel,”ujarnya(zr/ss/ls)

Lihat Juga

Ket. Gbr : Tersangka FA, pengisap ganja yang ditangkap Satres Narkoba Polres Psp di TPU Jalan Mgr Maradat Kec. Psp Selatan Kota Psp, Jum'at (20/7-2018). Foto Ali Akbar/SS

Polisi Amankan Pengisap Ganja Di TPU

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Seorang pemuda ditangkap Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan (Psp) di daerah Jalan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *