Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Sudutkan Wali Kota Gunungsitoli Saat Khotbah, Oknum Pendeta BNKP Dikecam

Sudutkan Wali Kota Gunungsitoli Saat Khotbah, Oknum Pendeta BNKP Dikecam

Gunungsitoli | suarasumut.com — Karena menyudutkan dan menyatakan jika program kerja yang tertulis pada spanduk Wali Kota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase, M.Sp tidak benar dan harus dipertanyakan saat khotbah, oknum pendeta Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si dikecam.

Kecaman keras dilontarkan Ketua Tim Pemenangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase, M.Sp dan Kemurnian Zebua, BE (Makmur), Herman Jaya Harefa, SPdK, ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, di kantor DPRD Kota Gunungsitoli, Jalan Gomo, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Selasa (3/11).

Kepada wartawan, Herman yang juga Ketua DPRD Kota Gunungsitoli sangat menyesali pernyatan Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si yang menyudutkan pribadi Wali Kota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase, M.Sp saat mengabarkan injil (khotbah) pada kebaktian kedua, di Gereja BNKP I Gunungsitoli, Minggu (1/1).

Menurut Herman, Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si langsung menyebut nama Drs.Martinus Lase, M.Sp dalam khotbahnya, dan menyatakan dihadapan seluruh jemaat BNKP yang sedang mengikuti kebaktian dan disiarkan langsung oleh Radio Republik Indonesia (RRI), program kerja yang dicanangkan Drs.Martinus Lase, M.Sp tidak jelas, sehingga perlu dipertanyakan.

“Kita sangat menyesali atas pernyataan Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si dan saya sebagai ketua tim pemenangan “Makmur “ mengecam keras hal tersebut. Menurut saya, Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si jelas jelas melontarkan pernyataan yang dapat menimbulkan kebencian warga Kota Gunungsitoli kepada Drs.Martinus Lase,M.Sp,” tegasnya.

Herman berharap, Ephorus BNKP dapat mengambil sikap, dan memberikan sanksi tegas kepada Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si, karena Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si sudah menggunakan mimbar yang suci untuk berpolitik, dan menebarkan kebencian kepada Wali Kota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase, M.Sp yang juga hadir pada kebaktian tersebut.

“Dia saya anggap pendeta yang kebablasan, dan tidak ingat lagi jika mimbar suci hanya bisa digunakan seorang pendeta untuk menyiarkan firman tuhan, dan mengajak jemaat untuk saling mengasihi sesama. Yang terjadi sebaliknya, Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si malah menggunakan mimbar suci untuk menebar kebencian dan menuding program kerja Drs.Martinus Lase, M.Sp tidak jelas, serta perlu dipertanyakan,”tuturnya.

Selain itu, Herman menganggap, Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si terang terangan ikut berpolitik dan mendukung salah satu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Kota Gunungsitoli, sehingga sengaja ingin menjatuhkan Drs.Martinus Lase, M.Sp dalam khotbahnya.

Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si Membantah

Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si, Ketua BPMS, Staf di PLPI dan STT Sunderman saat dihubungi wartawan melalui telepon seluler, Rabu (4/11) membantah. Dia membantah jika isi khotbahnya menyudutkan Drs.Martinus Lase, M.Sp.

Dia meminta agar ketua tim pemenangan “Makmur” mendengar kembali rekaman khotbahnya yang disiarkan langsung, Minggu (1/11).

“Tidak ada pernyataan saya saat khotbah yang menyudutkan Drs.Martinus Lase, M.Sp. Mereka perlu memutar ulang lagi isi khotbah saya supaya jelas. Kan ada di RRI rekaman khotbah saya, silahkan didengarkan ulang di RRI,” kilah Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si melalui telepon seluler.

Bahkan dia mengaku jika isi khotbahnya telah dipelintir oleh tim sukses “Makmur”, padahal dia hanya bicara normatif. Namun, dia mengaku jika dalam khotbahnya, dia telah menyebut nama Drs.Martinus Lase, M.Sp dan hal tersebut tidak menyalahi aturan atau kode etik dalam khotbah pendeta di BNKP.

Martinus Lase Mengimbau Kita Kerja

“Saya memang menyebut nama Drs.Martinus Lase, M.Sp, itu hanya pernyataan normatif, nama Tuhan saja bisa kita sebut dalam khotbah. Menyebut nama seseorang dalam khotbah tidak salah, atau saya mau menyebut dia pak kalau saya tidak sebut dia bapak Martinus Lase,” ungkap Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si melalui telepon seluler.

Pernyataan yang dia lontarkan mengenai Drs.martinus Lase, M.Sp saat khotbah menurut Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si kepada wartawan melalui telepon seluler adalah Bapak Martinus Lase dalam spanduk spanduknya mengimbau kita agar kita kerja, kerja dan kerja. Hanya disitu tidak jelas apa yang kita kerjakan, tetapi mudah mudahan bapak akan memberitahu kedepan apa yang mau dikerjakan untuk membawa Kota Gunungsitoli.

Bukan mengatakan Drs.Martinus Lase,M.Sp mengajak masyarakat kerja, tetapi dia tidak tahu apa yang dia kerjakan. Dia juga menegaskan, memiliki teks khotbah dan meminta tim “Makmur” untuk mendengar ulang rekamannya di RRI.

“Saya tidak pernah mencampuri urusan politik, maupun pilkada Kota Gunungsitoli, apalagi mempolitisir khotbah saya untuk menjatuhkan Drs.Martinus Lase,M.Sp. Saya akan menelpon Martinus Lase kelak, dan meminta untuk mendengar ulang rekaman khotbah saya, serta mau mengerti latar belakang khotbah saya,”ucap Ritter Dachi.(ih/ss/gs)

Kata kunci terkait:
bnkp padang, rri gunungsitoli, kumpulan khotbah natal hamba tuhan, jadwal pendeta pengkhotbah bnkp kota gunungsitoli, Nama pendeta bnkp kota gunungsitoli, Khotbah pendeta BNKP, khotbah pendeta, Khotbah bnkp gunung sitoli nias, bnkp sunderman gusit, bnkp

Lihat Juga

Fakultas Teknik UMSU Lakukan Rekrutmen Staff

Medan | suarasumut.com  –  Fakultas Teknik UMSU menjalin kerjasama dengan Incasi Raya Group dan Gunas ...

  • aprian

    Makanya kalau mau dengar khotbah harus diperhatikan jangan asal dengar aja biar jangan salah paham.

  • Selamat pagi,…. Khotbah itu Identik dengan Pesan Tuhan lewat hamba Tuhan yg menyampaikannya, ….sudah deh, gak usah di permasalahkan, esensi Khotbah pasti sumber : Alkitab ,,,, menurut saya tidak ada yang salah, tinggal bgmn kita meresponi yang kita dengar tersebut dan menjadi rema, teladan bagi kehidupan kita sebagai umat ,…Thanks All, Tuhan Yesus Memberkati !

  • Emprisman zebua

    Saya warga jemaat pada saat itu ada, dan tidak ada satu ungkapanpun yg menyinggung nama walikota. Tolong jgn menjadi provokator dalam gereja, Tuhan akan menghukummu!!!

  • makmur

    Semoga si herman jaya cepat kena balasannya atas pernyataannnya dan atas moneypoliik yg dia lakukan saat pemilu sebelumnya

  • Nofanolo Zai

    Menyebut nama seseorang hal tersebut tidak menyalahi aturan atau kode etik dalam khotbah?? Nggga sebaliknya ya?? Dulu kuliah di mana itu si bapak??

  • Kris Zebua

    Pernyataan Pak Pendeta Pengkhotbah sangat tegas,…!! dan bukan mengada-ngada,..!! salut dan hormat saya buat Bapak Pendeta,..!! Jangan gentar Pak Pendeta,..! Tiada yang tersembunyi dihadapan-Nya,..!! mereka – mereka saja yang buruk cara persepsinya.

  • Desman “Victor” Gea

    Untuk saudara-saudara yang akan mencoblos pada Pilkada nanti, mohon untuk lebih objektif saja. Jgn hanya karena iming-iming dan janji-jani HOAXnya, saudara-saudara tertipu. Ini berlaku untuk kita semua.
    Kalo kita salah pilih siapa pemimpinnya, maka rakyak kecil seperti kita ini jugalah yang akan merasakan akibatnya.

  • Riouz Hareva

    Beginilah detik detik pilkada ataupun pemilu.. Sensitifitas tinggi terkadang membuat akal sehat tidak nalar lagi.. Benar bisa diblg salah dan salah bisa diblg benar..

  • Enald Lis

    Ingat..” Tindakan dalam kepanikan akan mempengaruhi cara kerja yg sdh lama tersusun rapi namun dlm sedetik bisa hancur”.

  • elisman

    saya kira Masyarakat Kota Gunungsitoli sudah cerdas dalam menentukan pilihan pemimpinnya kelak, jadi saya rasa untuk berita terkait khotbah Pdt.Ritter Dachi, S.Th, M.Si yang membuat ketua tim pemenangan no urut 01 atau ketua DPRD Kota Gunungsitoli tidak perlu sakit kepala akan hal itu, karena kita masyarakat sudah lebih sangat cerdas dalam menggunakan hak pilih kita pada petarungan pilkada mendatang.

  • Aris

    Saya juga seorang hamba Tuhan (pendeta), menurutku kita tidak perlu menjelek2an orang lain, krn kita tidak tau persis gmn dia yg sbenarnya dan kalaupun mmg dia bersalah maka kita sbg hamba Tuhan wajib mengingatkan dia yg salah bukan sebalik kita menceritakan kelemahannya kpd org (gosip) apalagi di hadapan umum
    Sebagai hamba Tuhan kita hrz menjadi contoh/teladan yg baik bagi semua orang

  • Yaris Pedrosa Zebua

    Menurut Analisis saya, tim sukses calon walikota Gusit tersebut sengaja memelintir isi khotbah Pak Pdt. R D yg saya kagumi sejak saya msh kecil itu. momentum itu digunakan oleh Tim Suksesnya untuk kepentingan PUBLISITAS.

    PUBLISITAS itu mahal jd harus memanfaatkan situasi tertentu agar tujuan publisitasnya tercapai. ini bisa disebut juga sebagai sensasi politik agar mampu menyedot perhatian publik secara massif.

    Hmmm.. kasihan Pak Pdt. R D, dimanfaatkan oleh pihak2 yg punya kepentingan politik. semoga Pak Pdt. R D tetap sabar dan tegar menghadapi tudingan tersebut.

    Maju terus Pak Pdt. TUHAN YESUS selalu ada di pihak Bapak. Amin.

  • Sediaro Zendrato

    Kepada Sdra. Herman Jaya Harefa, SPdK selaku ketua tim pemenangan paslon wali Kota Gunung Sitoli, Makmur agar mengambil hati warga jemaat BNKP Gunung Sitoli, jangan sebaliknya menyerang dengan pernyataan yang tidak simpatik. Supaya tidak merugikan Pasangan Makmur pada 9 Desember nanti.

  • Alfian Dachi

    Beginilah kalau orang sudah gelap mata. Takabur dan gak jelas arah. Pendeta aja dihantam juga. Kalau anda punya otak, harusnya anda memberikan statetment yg tdk menyinggung perasaan jemaat. Gak dimana2, Herman Jaya ini selalu menjadi biang kekacauan. Kelakuan juga berbanding terbalik dgn jabatan . Omongannya pepesan kosong semua, keahlianya : adu domba dan memanfaatkan org lain.
    Puuuiiihhhhh.