Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Siti Minta Keadilan Hukum Di PN Kota Tebingtinggi

Siti Minta Keadilan Hukum Di PN Kota Tebingtinggi

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Pengadilan Negeri Kota Tebingtinggi Jalan Merdeka Kota Tebingtinggi laksanakan sidang lanjutan perkara perdata antara PT .BFI cabang Pematang Siantar (sebagai penggugat) dengan tergugat ahli waris dari Alm. Junaidi Pramana Windu, yakni Ibu Siti Khairani (tergugat).

Dalam persidangan pantauan awak media dan publik sangat menegangkan, masalah yang timbul yakni ke tidak puasan dan merasa tidak adil yang diterima oleh Siti Khairani terhadap jalannya sidang. Sidang yang dipimpin oleh Hakim Pengadilan Sangkot L. Tobing SH, Kamis (4/2) pada pukul 10.00 wib dinilai pihak Siti Khairani terkesan tidak adil.

Dalam jumpa persnya kepada suarasumut.com, Siti Khairani yang bermarga Nasution ini mengungkapkan rasa kekecewaan atas jalannya sidang . Siti Khairani menyatakan bahwa dirinya sebagai yang dirugikan tidak diberikan kesempatan oleh Majelis Hakim untuk mempertanyakan haknya. “Saya kecewa kepada Pengadilan dan hukum di Negara Republik Indonesia ini oleh karena itu saya belum merasa mendapatkan keadilan, saya datang kesini untuk menuntut keadilan hukum,” tegasnya.

Siti Khairani kepada media menjelaskan, jika dia nya tidak mendapatkan keadilan hukum di Pengadilan Negeri Kota Tebingtinggi ini, akan melakukan banding dan membawa permasalahan ini ke Institusi Lembaga Peradilan Hukum tertinggi di Rrpublik ini.

Saat ditanyakan lebih lanjut tentang apa yang terjadi dan dirasakan Siti Khairani, jawabnya, sangat kecewa kepada Hakim yang menyidangkannya, dimana dia harus membuat bantahan secara tertulis sedangkan hal itu sudah dilakukannya.

“Tetapi pada saat saya pertanyakan mengapa Majelis Hakim selalu menyudutkan saya, seakan saya berada dipihak yang salah. Saya tanya kepada Majelis Hakim mengapa dari pihak perusahaan Asuransi Signa tidak dihadirkan, begitu juga dari Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen Kota Tebingtinggi. Sementara dalam gugatan PT. BFI Pematang Siantar, perusahaan tersebut tidak terima atas putusan BPSK Kota Tebingtinggi. Yang mana dalam putusannya secara Legitimasi memenangkan saya,”terang Siti.

“Oleh karena itu saat ini saya dijadikan tergugat bukan BPSK nya dan kalau pun saya yang dijadikan tergugat dalam bantahan tertulis sudah saya jelaskan yakni agar dari pihak Asuransi Signa dan pihak BPSK untuk dapat dihadirkan namun hal itu sangat saya kecewakan karena tidak ada tanggapan dan persetujuan dari Majelis Hakim. Sekali lagi saya mohon dan berharap agar Majelis Hakim yang menyidangkan perkara ini dapat mengambil keputusan yang seadil-adilnya demi hukum, semua peraturan dari perusahaan Asuransi Signa sudah kita ikuti hak dan kewajiban dengan polis asuransi nya . Indonesia adalah Negara hukum Inti dari hukum itu adalah keadilan dan saya sebagai masyarakat biasa sebagai warga Negara RI yang taat hukum berhak mendapatkan keadilan dan kepastian hukum,”harapnya menambahkan.

Ditempat terpisah menyikapi hal ini Ketua LSM KPK Kota Tebingtinggi dan Sergai Fahmi Ismail menegaskan dan meminta agar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Tebingtinggi benar-benar memberikan putusan yang seadil-adilnya. Karena masyarakat butuh keadilan dan bukan ketidakadilan.

LSM KPK akan memantau terus semua proses jalannya sidang di Pengadilan Negeri Kota Tebingtinggi. “Kita tidak ingin terjadi Black Crime Sindicate ( Mafia Hitam Hukum ) di Kota Tebingtinggi tercinta,”tegasnya.

Disaat suarasumut.com coba mau melakukan konfirmasi terkait berjalannya sidang, dan adanya rasa kecewa yang diterima Siti Khairani lewat putusan Majelis Hakim, terlihat Majelis Hakim langsung buru buru keluar dari ruangan persidangan. Diduga Majelis Hakim terkesan menghindari dari awak media.(ag/ss/tt )

Kata kunci terkait:
berita kriminal tebing tinggi

Lihat Juga

Komunitas KO2PI-STMIK Budi Darma SelenggarakanWorkshop Penulisan Dan Publikasi Artikel Ilmiah

Medan | suarasumut.com  –  Komunitas Kolaborasi Publikasi Indonesia (KO2PI) adakan Workshop on Multidisciplinary and Applications ...