Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Sidang Tersangka Oknum Ketua PDI-P Labuhanbatu Batal Digelar

Sidang Tersangka Oknum Ketua PDI-P Labuhanbatu Batal Digelar

Rantauprapat, suarasumut.com – Sidang perkara tersangka H Pangonal Harahap Cs penganiaya Marajuntar Dalimunthe batal disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat, Selasa (7/5). Padahal, di lingkungan PN Rantauprapat, sidang perkara tersangka H Pangonal yang merupakan Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu sudah santer dipergunjingkan.

Informasi yang dihimpun suarasumut.com, peristiwa penganiayaan Marajuntar Dalimunthe terjadi saat korban dan Pangonal Harahap bersama para pengurus lainya sedang rapat di kantor Partai DPC PDIP Labuhanbatu. Saat itu, korban sedang menyampaikan pendapat terhadap kepengurusan partai dibawah kepemipinan Pangonal Harahap.

H Pangonal yang saat kejadian juga merupakan anggoda DPRD Labuhanbatu dan rekannya, secara tiba-tiba mendatangi korban dan langsung melakukan pemukulan terhadap Marajuntar Dalimunthe. Pemukulan dilakukan secara berulang-ulang mengakibatkan luka di bagian leher dan tangan. “Klien kami telah diperiksa sebagai saksi korban dan telah pula diambil Visum Et Revertum di rumah sakit umum Rantauprapat, demikian juga dengan saksi-saksi yang menyaksikan kejadian tersebut telah diperiksa dan diambil keterangan di Polres Labuhanbatu,” kata Akhyar penasehat hukum Marajuntar Dalimunthe.

Humas PN Rantauprapat, Iqbal saat ditemui di ruang kerjanya mengakui informasi persidangan tersangka H Pangonal sudah diinformasikan kepada bagian pidana. Namun pelaksanaan sidang tidak jadi dilaksanakan pihak penyidik selaku kuasa penuntut umum tidak kunjung datang ke PN Rantauprapat. “Perkaranya Tipiring (tindak pidana ringan). Ini prosesnya cepat dan penunjukan Hakim tanpa harus melalui register perkara. Informasinya, karena saksi tidak bisa hadir,”kata Iqbal.

Secara terpisah, Kanit Jatanras, Ipda TR Sitompul saat dikonfirmasi melalui selulernya mengaku, sidang tidak jadi digelar dikarenakan saksi korban tidak bisa hadir. TR Sitompul secara tegas menyebutkan, tersangka H Pangonal Harahap dijerat Pasal 352 KUHP dikarena luka yang dialami korban berdasarkan visum et revertum ringan. “Saksi korban tidak bisa hadir. Kalau lukanya ringan seperti ini, Tipiringlah,” kata TR Sitompul.

Saat ditanya jumlah pelaku penganiayaan, TR Sitompul menyebutkan, 1 orang pelaku telah disidangkan saat dirinya tidak menjabat sebagai Kanit Jatanras di Polres Labuhanbatu. “Satu sudah disidangkan. Bukan saya saat itu Kanit-nya,” sebut TR Sitompul singkat. (ls/ss/lb)

Kata kunci terkait:
polreslabuhanbatu2015, h pangonal, maling rantau prapat

Lihat Juga

Cegah Mismatch Menahun, BPJS Kesehatan Diminta Koreksi Diri

Jakarta | suarasumut.com  –  Anggota Komisi IX Irma Suryani mengibaratkan defisit yang dialami Badan Penyelenggara ...