Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Sidang Pleno Rekapitulasi KPUD Labusel Diwarnai Aksi Demo

Sidang Pleno Rekapitulasi KPUD Labusel Diwarnai Aksi Demo

Kotapinang | suarasumut.com  –  Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Labuhanbatu Selatan melaksanakan pleno rekapitulasi penghitungan suara pilkada serentak di Aula Hotel Grand Suma bloksongo Kotapinang Labusel, Rabu (16/12).

Sementara dihari yang sama ratusan massa yang mengatas namakan Forum Masyarakat Labusel berunjuk rasa ke kantor Panwasli dan KPUD Labusel terkait adanya pelanggaran pilkada yang baru dilaksanakan beberapa hari yang lalu. Sebelum bergerak para pengunjuk rasa berkumpul dilapangan Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBB), kemudian massa bergerak menuju Panwasli, setibanya di kantor Panwasli rombongan pengunjuk rasa berorasi dihalaman kantornya menyampaikan aspirasi dan meminta Panwasli agar bertindak adanya temuan pelanggaran pilkada seperti “kampanye yang dilakukan oleh oknum PNS, SKPD, Tenaga Kontrak, untuk salah satu paslon.

Usai berorasi selama 30 menit akhirnya salah seorang komisioner panwasli Ajiddin.SH mendatangi massa dan menyampaikan, jika memang terbukti adanya pelanggaran pilkada silahkan buat laporan harus sesuai dengan mekanisme seperti ada pelapor dan bukti buktinya.

Usai massa berorasi di kantor Panwasli kemudian massa bergerak kekantor KPUD dengan pengawalan ketat pihak kepolisian.

Dikantor KPUD iring-iringan massa di sambut dengan pagar betis dari pihak pengamanan anggota Polri dan TNI. Setibannya di kantor KPUD ratusan massa mencoba menerobos masuk kehalaman kantor KPUD namun gagal menembus pagar betis dari pihak Keamanan, akhirnya para pendemo berorasi di jalan umum depan kantor KPUD, sebagai Koordinator aksi Rizal (41) Sembiring yang berorasi Hasby Hrp (24) Abdul Situmorang (43), Nizar Usoi tambak(24) Yazid Alfaro Hsb (24)

Rizal Sembiring aat ketika dikonfirmasi tentang aksi unjuk rasa mengatakan, agar KPUD mengkaji ulang tahapa-tahapan pendataan. “Karena pada pilkada ini sistem pendataan tidak singkron dengan data real, seperti contoh KTP yang tidak teregistrasi, meskipun tahapan itu dikerjakan namun tidak maksimal,”sebut Rizal.

Pada konfrensi pers yang dilaksanakan KPUD Labusel memaparkan, bahwa sidang pleno rekapitulasi penghitungan suara telah selesai, sidang pleno dihadiri perwakilan dari ke 3 paslon, hasil rekapitulasi penghitungan suara paslon no.urut 1 ( Wil-Khoir) memperoleh 95.729 suara, paslon no. urut 2 (Usman-Arwi) memperoleh 59.080 suara dan paslon no.urut 3 (Basyaruddin-Yuspin) memperoleh 884 suara. .

Efendi Pasaribu komisioner KPUD juga pada jumpa pers menjelaskan adanya aksi demo dari Forum Masyarakat Labusel di kantor KPUD, para pendemo menuntut tentang pendataan yang tidak singkron atau data ganda dan pendemo juga meminta bukti hasil dari pendataan yang dilakukan ole KPUD pada pilkada serentak.

Efendi menambahkan setelah melakukan dialog dengan para pendemo, akhirnya KPUD dan para pendemo membuat perjanjian kesepakatan, dalam perjanjian kesepakatan tersebut, pihak KPUD akan menunjukan hasil pendataan pada pilkada serentak yang baru dilaksanakan, sementara waktu untuk menyusun data data tersebut, KPUD meminta waktu selama 3 hari. (zr/ss/ls)

Lihat Juga

Sosialisasi Seleksi, Pembinaan Calon Anggota Polri, Polres Tapteng MoU Dengan Pemkab

Tapteng | suarasumut.com –  Melahirkan serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi generasi muda Tapanuli ...