Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Sidang Anggota DPRD Ketangkul ‘Nyabu’ Ditunda, Hakim Minta Jaksa Hadirkan Saksi

Sidang Anggota DPRD Ketangkul ‘Nyabu’ Ditunda, Hakim Minta Jaksa Hadirkan Saksi

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Labuhanbatu yang tertangkap nyabu, Sup (40), bersama 6 rekannya, di sidang di Pengadilan Negeri Rantauprapat, Kamis (4/8).

Dalam sidang tersebut, Ketua Majelis Hakim Dominggus Silaban SH MH meminta agar dokter yang pernah memeriksa Sup dihadirkan dipersidangan.

Namun Dominggus mengaku tidak ada kepentingan dalam perkara pidana anggota DPRD dari PDIP itu. Katanya, dirinya hanya tidak mau disalahkan dikemudian hari. “Saya tidak ada kepentingan apa pun dalam persidangan ini. Tapi saya ingin memberikan hak kepada para terdakwa agar dikemudian hari tidak menyalahkan hakim,”sebut Dominggus Silaban.

Sebelumnya, Majelis Hakim Dominggus Silaban dibantu Hakim anggota Darma Putra Simbolon SH dan Rinaldi SH mengeluarkan surat penetapan memanggil dr Fredy, dokter pada RSUD Rantauprapat agar hadir pada persidangan perkara terdakwa, untuk memberi keterangan hasil pemeriksaan kepada Sup. Namun pada sidang Kamis, dokter yang dipanggil tidak hadir. Jaksa menyebut pihaknya telah 2 kali menyampaikan surat panggilan dimaksud kepada yang bersangkutan, tetapi tidak hadir dengan alasan sakit.

“Katanya, dokternya sedang sakit,” sebut Malda Ksatria SH, jaksa penuntut umum (JPU) dalam perkara terdakwa Sup dengan kawan-kawan.

Majelis hakim menegaskan, memanggil dr Fredy untuk memberikan keterangan kebenaran surat keterangan kecanduan yang dikeluarkan si dokter kepada para terdakwa.

Ketua majelis hakim kemudian menunda persidangan sepekan untuk memberi kesempatan kepada jaksa menghadirkan saksi dr Fredy pada sidang berikutnya, Senin (8/8), setelah para terdakwa sepakat agar sidang ditunda sebelum saksi ahli hadir.

Terdakwa Sup, anggota DPRD Labuhanbatu dan kawan-kawan ditangkap polisi saat pesta sabu di mess perkebunan swasta di Negerilama, awal April 2016. Sup dkk dijerat melanggar pasal 114, 112 dan 127 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(ab/ss-lb)

Kata kunci terkait:
darma putra simbolon

Lihat Juga

Bupati Taput Resmikan Listrik Tenaga Turbin Di Desa Lobusihim Kecamatan Simangumban

Taput | suarasumut.com  –  Usai sambut Kunjungan Presiden RI Joko Widodo, pada malam harinya Bupati ...