Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Serobot Tanah Dan Lakukan Penembakan, Massa SBSI Demo Ke DPRD Tapteng

Serobot Tanah Dan Lakukan Penembakan, Massa SBSI Demo Ke DPRD Tapteng

Tapteng, suarasumut.com – Ratusan anggota SBSI (Serikat Buruh Seluruh Indonesia) menyampaikan aspirasinya terkait penembakan buruh pada minggu lalu dan penyerobotan tanah rakyat oleh PT.CPA di depan gedung DPRD Tapanuli Tengah, Senin(18/5).

Untuk menghindari kemacetan disepanjang jalan Junjungan Lubis para aksi demo langsung memasuki gedung Kantor DPRD Tapanuli Tengah. Para aksi demo langsung disambut wakil ketua DPRD Tapteng, Awaluddin Rao dari partai Gerindra yang juga didamping wakil ketua DPRD dari partai Golkar Dharma Bhakti Marbun,SE.
Pengamanan, 80 personel Polres Tapteng diterjunkan dipimpin langsung Kabag Ops Kompol SH Siregar, serta dihadiri Kasat Intel Polres Tapteng.

Salah seorang PK- SBSI Kecamatan Badiri Pinang Sori Said Siregar mengatakan, sebagai wakil rakyat diminta kepada DPRD Tapteng untuk segera menperhatikan persoalan yang dilakukan PT.CPA terhadap rakyat. Kasus penembakan terhadap seorang buruh A Ndraha yang bekerja di PT.CPA Pinagsori agar secepatnya dituntaskan,”sampai saat ini, respon dari pihak PT.CPA terhadap korban belum ada , hanya menunggu tinggal janji saja,”ucap Siregar.

Dikatakan Said Siregar, masyarakat yang ada di Kecamatan Pinangsori merasa di Zolimi oleh pihak perusahaan sebab tanah milik rakyat yang sebagai penyanggah kehidupan para petani telah diserobot oleh perusahaan. ”Tanah kami yang diserobatnya sampai saat ini juga belum selesai. Sampai saat ini kami mau bilang apa lagi, hanya meminta kepada DPRD sebagai wakil rakyat agar membela hak rakyat dan segera menyelesaiakan persoalan ini. Juga dipertemukan diperundingkan terhadap pihak terkait, kami penghuni lama ditempat itu pak dewan, jangan sampai dibodoh-bodohi, tanah sudah diambil, anaknya lagi kena tembak yang di backing pihak bodyguard oleh perusahaan,”beber Said Siregar terhadap DPRD Tapteng.

Wakil ketua DPRD Awaluddin Rao langsung menanggapinya. Ia mengatakan, aspirasi yang telah disampaikan oleh masyarakat Pinangsori dan SBSI akan secepatnya di tindaklanjuti, sebab, sangat mencolok bagi kehidupan masyarakat dan akan diselesaikan secepat mungkin. “Demi menjaga kepercayaan bersama akan kita perundingkan bagaimana kronologi sebelumnya terhadap pihak terkait, sesuai dengan hasil keputusan sebaik mungkin,”tutur Rao.

Masih Awaluddin, terkait penembakan, kalau tidak bisa diselesaikan secara damai mari serahkan melalui jalur hukum, dan bagi tanah milik yang belum tuntas dari pihak terkait, kumpulkan data yang akurat agar dapat nanti sebagai bahan laporan. “Kalau memang rakyat di zolimi kita tidak pandang bulu siapa yang bermain, akan kita selesaikan secara tuntas,”tegas politisi partai Gerindra tersebut.

Senada yang disampaikan Dharma Bhakti Marbun dari politisi partai Golkar menuturkan, akan segera juga menyelesaikan persoalan yang disampaikan melalui aspirasi rakyat. ”Kita akan memanggil pihak kejaksaan, kepolisian, legislative dan yudikatif agar memanggil pihak perusahaan jika memang rakyat di zolimi dan ditakut-takuti oleh perusahaan PT.CPA,”ujar Dharma.

Kasat Reskrim Tapteng AKP Gusnadi mengatakan, kehadiran personel polisi Tapteng ditengah demo oleh SBSI hanya sebagai pengamanan serta oknum penembak terhadap A Ndraha telah ditahan di Lapas Tukka. ”Pelaku penembakan sudah di Lapas Tukka beberapa minggu yang lewat, kita saat ini hanya menyaksikan penyampaian aspirasi dari rakyat Pinangsori serta SBSI,”jelas Gusnadi.(ph/ss/tt)

Kata kunci terkait:
kompol ndraha, video PT CPA sibolga

Lihat Juga

Cegah Mismatch Menahun, BPJS Kesehatan Diminta Koreksi Diri

Jakarta | suarasumut.com  –  Anggota Komisi IX Irma Suryani mengibaratkan defisit yang dialami Badan Penyelenggara ...