Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Sergai Gelar Pentas Seni Budaya P4GN Pelajar Dalam Rangka HANI 2016

Sergai Gelar Pentas Seni Budaya P4GN Pelajar Dalam Rangka HANI 2016

Sergai | suarasumut.com  –  Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman membuka kegiatan Pentas Seni Budaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dilingkungan Pelajar dalam rangka Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2016 tingkat Kabupaten bertempat di area Replika Istana Sultan Serdang Kelurahan Melati Kebun Kecamatan Pegajahan, Rabu (24/8).

Turut hadir mewakili Kepala BNNP Sumut AKBP Ahmad Zaini selaku Kabid Rehabilitasi, Dandim 0204/DS Letkol (Arm) Asep Hendra Budiana, SH, Kapolres AKBP Eko Suprihanto, SH, SIK, MH, Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah, M.Si, Asisten Ekbangsos Drs. Hadi Winarno, MM, Staf Ahli Herlan Panggabean, Ketua DWP Ny. H. Imas Haris Fadillah, Kepala BNNP Sergai LM. Sihombing, Kabag Humas Dra. Indah Dwi Kumala, Camat Perbaungan Drs. H. Akmal, M.Si, Kakan Kemenag H. David Saragih, Kacab Bank Sumut Sei Rampah Gamma Cherri Al-Halim, Ormas Penggiat Anti Narkoba Sergai, Siswa-i SMA/SMK serta masyarakat sekitar.

Bupati Soekirman menyampaikan rasa prihatin yang mendalam karena saat ini Negara Indonesia dalam keadaan kondisi darurat narkoba. Permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba adalah merupakan tindak kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang dilakukan dengan menggunakan modus operandi yang beragam, teknologi canggih serta didukung jaringan yang luas.

Soekirman menambahkan bahwa untuk menyikapi hal tersebut diatas pada momen hari ini kita harus berani memberi ukuran lebih dari apa yang kita capai tahun ini terutama dalam hal pencegahan dan penanggulangan peredaran narkoba. Ada 4W + 1H yang menjadi pedoman kita yakni what is narcotics (apa itu narkotika), why narcotics is danger (bagaimana bahaya narkoba), where is narcotics stay (dimana narkotika itu berada dan beredar) dan who (siapa penyalur, petugas dan pengguna narkotika tersebut), selanjutnya dilengkapi dengan 1 H yaitu how to prevent, avoid, detect and forcast narcotics (bagaimana mendeteksi, mencegah dan menanggulangi peredaran narkoba tersebut).

“Jika hal tersebut diatas telah kita kuasai dan kita mengerti serta bersungguh-sungguh dari diri kita sendiri untuk mengatakan tidak pada narkoba, maka generasi muda kita akan selamat dari bahaya narkoba,”tegas Bupati.

Sementara Kepala BNNK Sergai LM Sihombing menyampaikan laporan bahwa pentas seni ini merupakan salah satu instrumen untuk mensosialisasikan bahaya narkoba kepada generasi muda khususnya para pelajar. Sebagaimana kita ketahui, Sergai dikenal sebagai daerah perlintasan pengiriman narkotika dari Medan menuju pulau Jawa, juga dari Tanjung Balai menuju Medan. Dengan perkembangan yang pesat ini, daerah kita rentan menjadi pemasaran narkotika. Narkotika menjadi ancaman bagi masyarakat khususnya generasi muda jika tidak segera kita antisipasi sedini mungkin.

“Selain itu P4GN berbasis lingkungan pelajar merupakan strategi yang sangat penting dalam pencegahan preventif terhadap penyalahgunaan narkotika dikalangan pelajar. Oleh karenanya para pelajar dan guru bersama pemerintah agar bersatu padu satu persepsi dan satu misi serta berpartisipasi aktif dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dilingkungan sekolah,”paparnya.(az/ss-sb)

Lihat Juga

Perppu Ormas Harus Dilihat Dari Prinsip Bernegara

Jakarta | suarasumut.com  –  Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang. “RUU ...