Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Seputar Mobil Dirusak OTK, Sejumlah Wartawan Di Labuhanbatu Akan Temui Ketua Ormas PP & IPK

Seputar Mobil Dirusak OTK, Sejumlah Wartawan Di Labuhanbatu Akan Temui Ketua Ormas PP & IPK

Rantauprapat, suarasumut.com  –  Menindak lanjuti pertemuan Wartawan Labuhanbatu baik Cetak Maupun Elektronik yang berlangsung dibalai Wartawan tepatnya dijalan Gose Tama, Rantauprapat,  Rabu (29/7). Sejumlah Wartawan, Minggu (2/8) akan beraudensi pada organisasi masyarakat yakni Pemuda Pancasila (PP) dan
Ikatan Pemuda Karya (IPK).

Dalam agenda pertemuan itu, sejumlah wartawan merencanakan agar ormas yang ada di Labuhanbatu untuk menyatakan sikap mendukung tugas jurnalistik sebagaimana yang dilindungi atas UU Nomor 40 Tahun 1999.

“Dalam pertemuan esok, kita merencanakan agar ormas yang kita temui mendukung sepenuhnya tugas Jurnallistik kita,sebab kita menilai terror dengan cara merusak Mobil oknum wartawan yaitu beberapa hari yang lalu yang dilakukan oleh OTK terkesan tidak mendukung tugas Jurnalistik,”kata Haris Nexsion Tambunan,SH.

Menurutnya, atas dilakukannya audensi pada sejumlah OKP itu membuat ruang gerak orang yang tidak senang dalam pemberitaan tidak bebas leluasa.Degan begitu, tugas Jurnallistik yang dijalankan dapat berjalan lancar sebagaimana yang kita harapkan.

“Dengan dilakukannya seperti esok, kita berharap tidak akan ada korban seperti yang dialami seperti Sabar Menanti Rambe lagi,”ucap Haris.

Diberitakan sebelumnya, dirusaknya mobil oknum wartawan oleh orang yang tak dikenal beberapa hari yang lalu, sejumlah wartawan yang bertugas di Kabupaten Labuhanbatu baik media cetak dan elektronik membentuk Forum Solidaritas Anti Kekerasan Wartawan. Dalam pertemuan yang berlangsung di Balai Wartawan tepatnya dijalan Gose tama memperbincang atas perlakuan OTK yang menimpa Sabar Menanti Rambe.

“Kita tidak mau terulang lagi pada Rekan-rekan spropesi saya atas kejadian yang menimpa saya ini, untuk itu saya berharap dalam pertemuan ini kita dapat dilindungi oleh aparat, karena, dalam peliputan yang kita kerjakan
dilindungi UU Nomor 40 tahun 1999, untuk itu jika kita sepakat agar membuat suatu Forum Solidaritas Anti Kekerasan Wartawan,”kata SM Rambe saat pertemuan itu, Rabu ((29/7) sekitar pukul 14.30 Wib.

Dikatakannya, dalam pengrusakan yang dilakukan oleh OTK pada mobilnya itu adalah suruhan Bandar Narkoba yang terbesar di Labuhanbatu, sebab, pada saat ia mendapatkan informasi kalau sabu yang dimaksud telah membayar 1 milyar pada oknum Polisi agar itu tidak dibuat Daptar Pencarian Orang (DPO).

“Sekitar dua bulan yang lalu kaki dari Bandar tersebut (Mustapa Ritonga) ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Labuhanbatu,info yang saya terima kalau kaki dari BD besar itu memperoleh barang dari si BD,agar ia tidak menjadi DPO melalui orang si BD diduga membayar 1 milyar,”ungkapnya.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

Troktoar Di Kota Gunungsitoli Dialih Fungsikan

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Bangunan milik pribadi yang mengalih fungsikan troktoar di Kota Gunungsitoli,Sumatera Utara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.