Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Sengketa Proyek Alkes : Bupati Nias Dan Direktur Karya Sendoro Tempuh Jalur Mediasi

Sengketa Proyek Alkes : Bupati Nias Dan Direktur Karya Sendoro Tempuh Jalur Mediasi

Nias | suarasumut.comHakim Pengadilan Negeri Gunungsitoli mewajibkan Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM dan Direktur Rumah Sakit Umum Gunungsitoli untuk menempuh jalur mediasi dengan Direktur CV.Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua, SH.

Majelis Hakim Muhammad Y Sembiring, SH menetapkan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli Hakim Nelson Angkat, SH, MH sebagai hakim mediator.

Mediator ditetapkan pada sidang lanjutan gugatan Direktur CV.Karya Sendoro terhadap Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli yang digelar di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Kamis (11/2).

Sebelum penetapan mediator, Sonitehe Telaumbanua, SH meminta kepada Majelis Hakim agar tidak dilakukan lagi mediasi antara dia dengan pihak tergugat. Dia berharap sidang gugatan dia terhadap Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli langsung masuk pada pembahasan pokok perkara.

“Untuk apa lagi mediasi, karena mediasi dengan pihak tergugat menurut saya adalah hal yang sia sia. Mereka tidak pernah ada itikad baik selama empat tahun saya mencari keadilan atas pembatalan perusahaan saya sebagai pemenang tender pengadaan Alkes di RSU Gunungsitoli tahun 2012,” tegas Sonitehe pada sidang.

Pada sidang, Sonitehe mengungkapkan, setiap pelaksanaan mediasi pada sidang sidang sebelumnya, Bupati Nias tidak pernah hadir. Bupati Nias hanya diwakili oleh kuasa hukum yang tidak dapat mengambil keputusan.

“Bupati Nias tidak memiliki itikad baik, atau berpihak kepada kepentingan masyarakat, karena setiap mediasi pada sidang sidang sebelumnya dia tidak pernah hadir. Saya meminta agar sidang langsung masuk pada pokok perkara, supaya semua terungkap, dna publik tahu jika Direktur PT.Winatindo Bratasena adalah pelaku kejahatan korporasi di Indonesia, dan kini sedang menjalani hukuman,” harap Sonitehe.

Permintaan Direktur CV.Karya Sendoro agar sidang langsung masuk pada pokok perkara tidak dikabulkan Majelis Hakim, dimana alasan Ketua Majelis Hakim Muhammad Y Sembiring, pelaksanaan mediasi wajib dilakukan.

Sehingga, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli Nelson Angkat, SH, MH ditetapkan sebagai mediator, setelah pihak tergugat dan penggugat menyerahkan sepenuhnya penentuan mediator kepada Majelis Hakim. Majelis Hakim memberikan waktu 50 hari kepada penggugat dan tergugat untuk melakukan mediasi.(ih/ss/ni)

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...