Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Selain Rawan Pungli, Oknum Kadis Pendapatan Labuhanbatu Persulit Dana Rekanan

Selain Rawan Pungli, Oknum Kadis Pendapatan Labuhanbatu Persulit Dana Rekanan

Rantauprapat, suarasumut.com – Tampaknya modus –modus untuk mempercepat urusan berkas soal pencairan dana proyek yang dikerjakan rekanan Proyek di Labuhanbatu semakin terkuak, sebab rekanan membeberkan pada wartawan, untuk mempermulus berkas proyek yang dikerjakannya harus memberi uang pelicin disetiap meja yang akan diberikan tanda tangan pada kertas proyek tersebut.

Ironisnya lagi, jika uang pelicin itu tidak sesuai yang diharapkan pejabat yang bertugas dikeuangan Pemkab itu, berkas proyek yang ingin dicairkan itu seperti tidak diperdulikan.

“Hampir setiap tahunlah budaya itu ditanamkan rekanan pada pejabat/PNS yang bertugas di keuangan itu.Karena jika hal itu ditiadakan jangan harap dana tersebut dapat dicairakan, macamlah alasannya itu, yang kurang ini, yang kurang itu. Tapi jika diberikan uang pelicin, berkas yang ingin dibubuhkan tanda tangan itu pasti akan sempurna,”kata R salah seorang rekanan, Minggu (18/1).

Menurutnya, dana yang sudah menjadi budaya pada setiap rekanan untuk memberikan pelicin pada PNS yang digaji Negara itu tidak ada sesuai UU ataupun perda yang mengatur. Namun jika itu tidak diberikan berkas proyek yang ingin dicairkan akan berakibat patal pada rekanan yang ingin mencairkan dananya.

“Nggak ada diatur di UU atau diperda setahuku itu,yang dibuat –buat sajanya itu untuk uang masuk mereka. Parahnya lagi, sudah diberikan uang pelicin saja, berkas bisa tidak dibubuhkan tanda tangan dikarenakan tidak ada orang dalam,”beber R.

Dikatakannya atas keterlambatan pencairan dana yang dibayarkan Pemkab Labuhanbatu terhadap rekanan atas proyek BKPSU yang bersumber dana APBD TA 2014, kita meminta pada penegak Hukum untuk menagkap oknum nakal itu, sebab hingga saat ini, meski dana tersebut sudah dicairakan kekeuangan Oknum tersebut ogah membayarkan apa yang menjadi hak rekanan.

“Aku tahu dananya itu sudah cair, bisa pula ditahan Oknum itu dana rekanan, apa maksudnya ini, semua kewajiban kita dilaksanakan tapi hak dari rekanan dipersulit oknum nakal itu,kabar yang berhembus dana tersebut diguligkan untuk membayar atas hutang pemkab yang lebih gawat,”ungkap R.

Sementara Muflih selaku Kadis Pendapatan dikonfirmasi melalui pesan singkat atas kendala apa hingga tidak dibayarkan pada rekanan, pesan yang terkirim belum dijawab.(ao/ss/rp)

Lihat Juga

Ika Bina En Pabolo Adventure 1 Labuhanbatu Diikuti 430 Riders Roda 2 Dan 70 Off Roader

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Event bergengsi “Ika Bina En Pabolo Adventure 1 Labuhanbatu” yang dilaksanakan ...