Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Sebulan SPDP Perkara Pembacokan Tak Dikirim

Sebulan SPDP Perkara Pembacokan Tak Dikirim

Rantauprapat, suarasumut.com – Sebulan sudah perkara Dedi Irawan Limbong, korban pembacokan Ucok Kronis, namun penyidik Polri di Resor Labuhanbatu, Daerah Sumatera Utara tak kunjung mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP). Padahal, Pasal 109 ayat (1) KUHAP memerintahkan penyidik untuk memberitahukannya kepada penuntut umum penyidikan perkara tindak pidana.

Informasi yang dihimpun suarasumut.com hingga Selasa (3/3), penyidik Polri di Resor Labuhanbatu telah melakukan tahapan penyidikan yakni, pemanggilan saksi-saksi sejak 11 Februari 2015 lalu. Namun, SPDP perkara tak kunjung dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Rantauprapat agar Kepala Kejaksaan, Hermon Dekrsto segara menghunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kasat Reskrim, Hendra Eko T saat dikonfirmasi melalui selulernya mengaku, perkara tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Menurut Eko T, pelaku bernama Ucok Kronis sudah masuk daftar pencarian orang (DPO). “Sudah penyidikan. Sekarang pelaku DPO,” kata Hendra Eko T singkat.

Ditanya tentang SPDP perkara, Hendra Eko T dengan entengnya menyebutkan SPDP tersebut telah diterbitkan, namun tidak dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Rantauprapat. Menurutnya, SPDP tersebut dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Rantauprapat jika tersangkanya ditemukan. “Ada SPDP-nya. Itu tidak wajib dikirim. Nanti kalau telah ditemukan tersangkanya baru dikirim,” jawab anggota Polri berpangkat balok kuning tiga itu.

Tentunya, jawaban Hendra Eko T terkait SPDP tidak wajib dikirimkan sebelum ditemukannya tersangka, menunjukan dirinya tidak memahami fungsi diterbitkannya SPDP. Hal mana, SPDP merupakan surat pemberitahuan dari penyidik kepada pihak Kejaksaan Negeri Rantauprapat, bahwa perkara tersebut sudah dilakukan penyidikan sebagaimana dimaksud Pasal 109 ayat (1) KUHAP.

Pemberitaan sebelumnya, Dedi merupakan korban pembacokan Ucok Kronis pada tanggal 10 Februari 2015. Sekalipun pihak Polres telah menerbitka surat laporan polisi nomor LP/238/II/2015/SU/RES-LBH tanggal 10 Februari 2015 atas nama pelapor, Jhon NB Limbong, namun Ucok Kronis tak segera ditangkap sehingga meresahkan pihak keluarga. (ls/ss/lb)

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...