Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Sat Polair Polres Lakukan Penyuluhan Narkoba, Organisasi Radikal Dan Anti Pancasila Di Tanjungleidong

Sat Polair Polres Lakukan Penyuluhan Narkoba, Organisasi Radikal Dan Anti Pancasila Di Tanjungleidong

Kualuhleidong | suarasumut.com  –  Satuan Polisi Perairan Polres Labuhanbatu memberikan penyuluhan narkoba dan himbauan tentang bahaya organisasi radikal dan anti Pancasila kepada masyarakat yang berada di wilayah Kelurahan Tanjungleidong Kecamatan Kualuhleidong pada Kamis (4/5).

Penyuluhan langsung dipimpin Kasat Polair Polres Labuhanbatu AKP H . Widodo Suswito SH di dampinggi Komanda POL Airud Tanjungleidong Bripka Heri Subroto dan Lurah Tanjungleidong Adi Harianto, Kepala Lingkungan Kelurahan Tanjungleidong, Danramil Tanjungleidong, Komandan Pos Kamla Tanjungleidong Serma Hadi, Ormas, OKP dan masyarakat sekitar Kelurahan Tanjungleidong.

Dalam kesempatan tersebut Kasat Polair Polres Labuhan batu AKP H Widodo Suswito SH mengatakan, bahwa sosialisasi tentang narkoba dan penertiban penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti Pancasila itu, merupakan bagian Quick Wins Program I Mabes Polri yang diteruskan ke setiap Polda dan Polres yang ada di NKRI.

”Kegiatan sosialisasi ini sudah sering kami lakukan dan dilaksanakan di desa lain. Hanya saja kami baru hari ini bisa melaksanankan di Kelurahan Tanjungleidong. Kita memberikan pengertian kepada masyarakat mengenai tentang penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti Pancasila. Saya minta kepada masyarakat untuk lebih memahami bagaimana ciri-ciri dari paham radikalisme dan anti Pancasila,” ujar AKP Widodo.

Menurut AKP Widodo SH, perlunya disampaikan tentang paham radikal dan anti Pancasila, karena saat ini paham tersebut telah menyebar luas, hingga kepelosok desa terpencil dan tarap kehidupan masyarakat kurang mampu, dengan berbagai iming-iming ke masyarakat untuk mengikuti ajaran mereka.

”Sebelum kelompok mereka mempengaruhi kita, kita hadir untuk memberikan pemahaman, dan berharap kita tidak terbujuk. Harapan kami sampaikan informasi ke kita (Polisi-red), apabila ada mendengar, melihat adanya kelompok terlarang, menyebarkan paham radikal dan anti Pancasila, sehingga akan cepat kita atasi,”ujar AKP Widodo Suswito.SH.

Ia juga menegaskan, untuk menjaga menciptakan ketentraman merupakan tugas dan tanggung jawab bersama, baik masyarakat maupun aparat kepolisian dalam kesempatan yang sama.

Kepala Kelurahan Tanjungleidong Adi Harianto mengucapkan terimakasih atas kedatangan pihak SatPolair Polres Labuhanbatu serta anggota PolAir dalam rangka menyampaikan bahaya paham Radikal dan anti Pancasila kepada warganya.

“Dengan pertemuan seperti ini, masyarakat kami akan paham dengan bahaya paham radikal dan anti Pancasila, juga masyarakat akan secara langsung kenal dengan Polisi. Karena jujur saja, saat ini masih ada masyarakat yang takut dengan Polisi. Dengan adanya kegiatan seperti ini, mereka bisa tahu bahwa Polisi itu baik,”ungkap Lurah.

Lurah tidak lupa mengatakan, bahwa Kelurahan Tanjungleidong merupakan daerah pesisir pantai Kabupaten Labuhanbatu Utara yang rata-rata warganya adalah nelayan. Jadi pantaslah  harus mendengarlan penyuluhan ini.

Usai kegiatan tersebut, Sat Polair Polres Labuhanbatu juga memberikan bantuan sarana kontak bagi masyarakat Kelurahan Tanjungleidong, berupa peralatan olahraga,. Hal itu dilakukan untuk menjalin tali kasih, kepada seluruh masyarakat yang hadir saat kegiatan sosialisasi.(hs/ss-lu)

Kata kunci terkait:
4 tugas & tanggung jawab seorang arsip, rapat anti pancasila dan radikalisme tanjung balai asahan

Lihat Juga

Pembentukan Karakter Dan Pengenalan Budaya, Unimed Latih Anak Usia Dini

Medan | suarasumut.com  –  Pendidikan karakter dan pengenalan budaya merupakan hal yang mutlak yang diberikan ...