Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› SAPMA PP Karo, Kutuk..!!! Keras..!! Kades Gurky Terkait Kutipan Biaya RASTRA

SAPMA PP Karo, Kutuk..!!! Keras..!! Kades Gurky Terkait Kutipan Biaya RASTRA

Tanah Karo | suarasumut.com  –  Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Karo, Andi Nata Ginting kutuk keras perilaku Pj. Kades Gurukinayan , J.Pelawi, terkait pengutipan uang sebesar Rp.10.000;- kepada warga desanya saat pembagian Bansos Rastra, Jumat (9/2) lalu.

Hal ini diutarakan Andi saat dirinya beserta beberapa pengurus meninjau dua desa terdampak bencana Sinabung, yakni, di Desa Perbaji dan Selandi Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Minggu (11/3) pukul 14.00.wib dalam rangka persiapan pemberian bantuan sosial bagi kedua desa yang kerap dilalui lahar dingin Sinabung.

“Saya siap dibarisan terdepan melawan kezoliman ini,”tegas Andi.

Tokoh Pemuda ini juga sangat menyayangkan tindakan pj.Kades Gurukinayan, Jason Pelawi yang juga berprofesi sebagai pendidik. “Seharusnya beliau memberikan contoh, bagi Kades yang lain mengingat dirinya sebagai ASN,” pungkasnya.

Dikesempatan itu, Andi instruksikan kepada Kader Pemuda Pancasila diwilayah Kabupaten Karo khususnya daerah lingkar Sinabung agar sigap dalam setiap kondisi bencana dan tanggap akan keluhan keluhan yang dialami warga korban bencana Sinabung.

“Kami juga sudah mengumpulkan beberapa data dari kejadian ini dan selanjutnya akan kita laporkan ke pihak Polres Tanah Karo,”ujar Andi mengakhiri.

Ditempat yang sama, Martin Ginting Kades Perbaji Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo saat dimintai keterangan terkait pembagian Bansos Rastra menjelaskan kalau wilayah desanya sudah melakukan pembagian Rastra kepada yang berhak menerimanya sebanyak 40 KK. Dari 205 KK jumlah penduduk desanya.

“Kami pemerintah Desa Perbaji tidak ada sepeserpun membebankan biaya ke masyarakat baik uang transportasi maupun uang lelah, karena kemarin saat musyawarah ditekankan tidak boleh ada pengutipan,”terangnya.

Martin juga menjelaskan kalau segala biaya yang dikeluarkan terkait cara pembagian Bansos Rastra oleh Kecamatan menjelaskan agar para Kades mendahulukannya karena akan diganti kemudian hari mengingat segala sesuatu biaya sudah ditampung dalam APBD Pemerintahan Kabupaten Karo. “Kita belum tahu kapan dananya cair. Tapi jelas diganti,”ungkapnya.

Sementara itu, Dedi Vernando Ginting (38) Salah satu warga Perbaji juga membenarkan, bahwa benar di sini tidak ada pengutipan bansos Rastra ( Beras Sejahtera) kepada masyarakat yang mendapat jatah Bansos Rastra. (ts/ ss-kr /DVD)

Lihat Juga

Medan - Semenjak dibukanya proses pendaftaran Bakal Calon (Balon) DPD RI dari Dapil Sumutera Utara yang akan maju pada Pemilu serentak tahun 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi, sudah ada tiga belas kandidat yang datang menyerahkan berkas syarat dukungannya. WTP Simarmata menyerahkan dukungan sebagai bakal calon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) RI di hari keempat dan pendaftar kesebelas di kantor Komisi Pemilihan Umum Sumut, Rabu (25/4/2018) yang diterima langsung oleh Komisioner KPU Sumut Dr Iskandar Zulkarnain WTP Simarmata mendaftarkan diri dengan didampingi Ketua Tim Ir Tumpal Simarmata dan sejumlah tim suksesnya dan simpatisan dimana terlebih dulu menandatangani pendaftaran. WTP Simarmata menyerahkan bukti dukungan fotokopi dukungan KTP masyarakat ke KPU Provinsi Sumut sebanyak 4671 lembar yang tersebar di sejumlah Kabupaten/Kota. Penerimaan pendaftaran balon DPD ke KPU Sumut itu secara resmi sudah dibuka Ketua KPU Sumut Mulia Banurea. Usai dibuka selanjutnya dilakukan penyerahan berkas kepada KPU Sumut untuk dilakukan pemeriksaan persyaratan dukungan oleh tim yang dibentuk KPU Sumut. Usai mendaftar, WTP Simarmata mengatakan, dirinya optimis akan lolos sebagai peserta calon Anggota DPD RI Dapil Sumut. Bahkan niatnya maju anggota DPD RI tersebut lantaran mendapat dukungan dari tokoh-tokoh Agama, Akademisi, Organisasi dan Masyarakat. “Untuk menjalankan perjuangan ini, sambung WTP, pihaknya sudah membentuk tim pemenangan di setiap daerah kabupaten/kota dan termasuk tim penghubung (LO) yang tugasnya selalu memantau di KPU provinsi baik ada hal-hal kekurangan yang harus dilengkapi,” imbuhnya. WTP Simarmata juga meminta warga masyarakat untuk membantu KPU dalam mensosialisasikan Pemilu Damai sesuai perundang-undangan. Menurut Edward Hs. Siallagan, WTP Simarmata sebagai bakal calon anggota DPD RI karena sosok dan kualifikasi yang dimilikinya sangat dibutuhkan melihat situasi dan kondisi bangsa saat ini. "Disamping memang mendapat dukungan dari tokoh agama, akademisi, organisasi dan masyarakat agar dirinya mengabdikan tenaga dan pikirannya untuk bangsa dan negara, khususnya Sumatera Utara, pungkas Sekjen DPP Punguan Siallagan Indonesia (Parsibor). Informasi yang diperoleh, sejauh ini sudah ada 13 balon DPD RI yang menyerahkan mandat ke KPU Sumut. Pengumuman penyerahan syarat dukungan balon DPD ini berdasarkan Peraturan KPU No.5/2018 sudah dibuka sejak 26 Maret-8 April 2018 di kantor KPU Sumut. Sedangkan dari tahapan yang sudah berlangsung, pada 22 April-26 April 2018 sudah harus menyerahkan dokumen syarat dukungan sebagai balon anggota DPD RI. Turut ikut Ketua Umum DPD Punguan Siallagan (Parsibor) Kota Medan Sekitarnya, Raswin Siallagan, S.Sos, Drs Saragi Simarmata MM Sekretaris Punguan Simataraja Kota Medan sekaligus Calek DPRD Kota Medan Dapil 3 (Medan Tembung, Medan Perjuangan dan Medan Timur) dari Partai Nasdem. Pengurus DPP Punguan Simataraja Indonesia diantaranya, John Wenson Simarmata, Rinton Simarmata, Richard Simarmata, Dosi Raja Simarmata, Lazarus Bona Simarmata, Abdon Simarmata STh dan Uba Simarmata. (js)

Korem 023/KS Gelar Samapta Periodik Semester Satu

Sibolga | suarasumut.com  –  Prajurit Korem 023/KS sedang melaksanakan samapta periodik semester satu di lapangan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *