Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Ribuan Nelayan Sibolga-Tapteng Unjuk Rasa Tolak Permen 02 Tahun 2015

Ribuan Nelayan Sibolga-Tapteng Unjuk Rasa Tolak Permen 02 Tahun 2015

DSCN0860.Sibolga, suarasumut.com – Ribuan Nelayan dari dua daerah Sibolga-Tapanuli Tengah termasuk Pamuge, HNSI (Hmpunan Nelayan Seluruh Indonesia) menyampaikan aspirasi damainya tentang Peraturan Menteri (Permen) 02 Tahun 2015 di Lapangan Simare-mare, Kecamatan Sibolga Utara, Senin (26/1)).

Nelayan sangat tidak terima atas Permen 02 Tahun 2015 tersebut sehingga Muspida dari dua daerah turut menerima secara langsung aspirasi para Nelayan Sibolga Tapanuli Tengah.

Di hadiri juga Ketua serta anggota DPRD sibolga,ketua KONI Sibolga, beberpa aparat keamanan Polres kota-kabupaten dan TNI ikut serta menjaga keamanan pada aksi damai dari ribuan para Nelayan Sibolga -Tapanuli Tengah tersebut.

Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk mendengarkan orasi yang disampaikan mereka. Walikota juga ikut menyampaikan orasinya. “ Kami sudah melihat, mengetahui, dan memahami apa yang dituntutkan oleh para nelayan tentang penolakan PERMEN 02 Tahun 2015 ini,Kalau ini keputusan saya PERMEN 02 Tahun 2015, hari ini pasti akan saya cabut,”tegas Syarfi.

“Tapi kita hanya pemerintah daerah, namun juga melalui aspirasi, kami akan menyampaikan dan memberi masukan kepada Mentri Kelautan dan Perikanan Susi Pudji Astuti,dan juga ke komisi IV DPR RI agar peraturan tersebut di tinjau kembali,”tambahnya.

Pada saat ini juga lanjut Syarfi,” kami akan adakan rapat team dari dua daerah Sibolga Tapanuli Tengah,agar dalam minggu ini hasil rapat dari team ini secepatnya kita sampai kepada pemerintah pusat serta kepada menteri Kelautan dan Perikanan,”mengakhiri.

Plt.Bupati Tapanuli Tengah Sukran Jamilan Tanjung turut serta berorasi, Ia mengatakan kamis yang lalu,” bupati se-Indonesia termasuk saya telah menyaksikan serta berdialog dengan Presiden RI,” ujarnya. “Beberapa dari kapal nelayan asing yang memasuki perairan Indonesia memang sangat nyata di hancurkan serta di tunjukkan beberapa gambar sebagai bukti telah di hancurkannya beberapa kapal tangkap ikan asing yang memasuki perairan Indonesia,”pungkas Sukran.

Lebih lanjut di katakan Sukran, tapi dampaknya saat ini, kenapa sampai kepada nelayan kecil?,tambahnya. “Namun demikian, awal bulan Februari ini Presiden RI Joko Widodo akan undang walikota se-Indonesia untuk berdialog secara langsung, disinilah nanti kesempatan Walikota Sibolga untuk berdialog secara langsung dengan waktu 3 menit dengan presiden RI tentang aspirasi rakyat para nelayan kita ini,”beber Sukran.

Berbeda dengan orasi dari kepala PPN (Pelabuhan Perikanan Nusantara) Hendry M Batubara, kami juga ikut turut perihatin dari para Nelayan Sibolga Tapteng ini setelah kita bubar dari sini akan kita sampaikan aspirasi kita kepada Menteri Kelautan dan Perikanan akan kita sampaikan hari ini melalui email,secepatnya dan akan kami tanggapi segera ,”tegas Hendry.(ph/ss/tt-sbg)

Lihat Juga

Perppu Ormas Harus Dilihat Dari Prinsip Bernegara

Jakarta | suarasumut.com  –  Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang. “RUU ...