Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Ribuan Nelayan Labuhanbatu Terima Kartu Asuransi

Ribuan Nelayan Labuhanbatu Terima Kartu Asuransi

Labuhanbatu | suarasumut.com Sedikit, 3118 dari 6400 nelayan warga Kabupaten Labuhanbatu menerima kartu asuransi perlindungan bekerja, baik kecelakaan disekitaran darat maupun perairan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Labuhanbatu, Jumingan di Rantauprapat, Selasa (4/4) mengatakan, penyerahan secara simbolis tersebut dilaksanakan sehari sebelumnya.

Menurut Jumingan, ada dua jenis ansuransi yang diserahkan bagi nelayan di Kecamatan Panai Hilir, Panai Tengah, Panai Hulu dan Bilah Hilir itu, antara lain Asuransi Kasindo dari Kementerian Pusat dan Asuransi Ramayana dari Provinsi Sumut.

Dijelaskannya, sebagai bentuk keseriusan Bupati Pemkab Labuhanbatu, H Pangonal Harahap dalam memberikan perlindungan kepada nelayan saat menjalankan aktivitas sehari-hari, pihaknya akan terus mengajukan tahap selanjutnya.

“Ini program nasional. Namun dikarenakan pak Bupati menilai ini sangat penting demi kesejahteraan nelayan, maka terus dilakukan koordinasi agar semua program apapun segera dirasakan masyarakat,”sebut Jumingan.

Lebih jauh dipaparkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Labuhanbatu itu, asuransi dapat digunakan nelayan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti kecelakan kerja, baik di laut maupun darat.

“Kami harap dengan bantuan asuransi, seluruh nelayan di Labuhanbatu dapat lebih merasa tenang dalam menjalani aktivitasnya dan semakin giat bekerja mencari ikan di laut,”katanya.

Saat penyerahan kemarin sambung Jumingan, juga diserahkan santunan kematian kepada ahli waris almarhum Sukri di Desa Sei Sanggul Kecamatan Panai Hilir sebesar Rp 160.000.000.

Menanggapi itu, seorang anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Dipa Topan memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan maupun Bupati Labuhanbatu.

Walau diketahui program asuransi itu bukan dari daerah, tetapi dari sana dapat dilihat sebuah tindakan keperdulian pemimpin terhadap masyarakatnya. “Inikan karena dimotani, kalau dicueki, program itu tidak jadi,” ujarnya.

Untuk itu lanjutnya, masyarakat khususnya nelayan wajar berbangga hati. Karena, inikali pertamanya nelayan diberikan perhatian atas keselamatannya saat bekerja.

“Walaupun itu semua tidak lepas dari persetujuan dewan di pusat. Artinya, semua penggunaan anggaran dibahas. Syukuri apa yang ada, ini bentuk keseriusan perhatian kepada masyarakat,”papar Dipa Topan.(ab/ss-lb)

Lihat Juga

Bupati Labuhanbatu Hadiri Arahan Mendagri

Labuhanbatu | suarasumut.com  –  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memberikan pengarahan kepada Forum Komunikasi ...