Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Ribuan Jemaat GNKP-I Napak Tilas Masuknya Injil Di Nias

Ribuan Jemaat GNKP-I Napak Tilas Masuknya Injil Di Nias

Gunungsitoli, suarasumut.com — Diperkirakan sebanyak 1500 orang jemaat Gereja Niha Keriso Protestan Indonesia (GNKP-I) mengikuti jejak perjalanan (Napak Tilas) masuknya Missioneris Tuan Ernest Ludwing Denninger atau pembawa injil pertama di Pulau Nias, Sabtu (26/9).

Selain memperingati masuknya Missioneris Tuan Ernest Ludwing Denninger atau pembawa injik pertama di Pulau Nias, Jemaat GNKP-I juga sekaligus memperingati 20 tahun berdiirnya GNKP-I.

Salah seorang panitia yang ditemui wartawan, Sabtu (27/9) menuturkan, napak tilas yang diikuti kurang lebih 1500 jemaat GNKP-I, dimulai dari komplek eks TPI, Jalan Lagundri , Kota Gunungsitoli. Para peserta napak tilas kemudian berjalan kaki dari komplek eks TPI Gunungsitoli menuju gereja GNKP-I distrik XXXI yang terletak di Desa Hilina’a, Kota Gunungsitoli.

“Napak tilas diawali dari komplek eks TPI, karena Missioneris Tuan Ernest Ludwing Denninger atau pembawa injil pertama di Pulau Nias ketika menginjakkan kakinya di Pulau Nias, dia masuk melalui Luaha Nou, Kota Gunungsitoli tanggal 27 September 1865. Kemudian dia menuju rumah salawa yang terletak di Desa Hilina’a, atau samping Gereja GNKP-I Hilina’a distrik XXXI,” ujar panitia yang tidak mau namanya di ekspost.

Dia menambahkan, selain memperingati 150 tahun masuknya injil di Nias (Yubelium III), jemaat GNKP-I juga memperingati 20 tahun berdirinya GNKP-I. Sehingga pada acara di Gereja GNKP-I distrik XXXI Hilina’a akan dilaksanakan peletakan baru pertama monumen peringatan 150 tahun berita injil di Pulau Nias dan menara doa, tepatnya di depan rumah Doa Bukit Hermond distrik XXXI.

Sesuai pantauan wartawan, jalur yang dilalui peserta napak tilas yang diiringi marchine band dan patroli Sat lantas Polres Nias, dimulai dari komplek eks TPI Kota Gunungsitoli, Jalan Lagundri, kemudian menyusuri Jalan Sirao, Jalan Gomo, Jalan Dr.Ciptomangunkusumo dan berhenti di Gereja GNKP-I, distrik XXXI Hilina,a, yang terletak di Desa Hilina,a.

Dalam iring iringan yang diikuti ribuan jemaat GNKP-I, wartawan juga melihat ikut Wali Kota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase, M.Sp, Kapolres Nias AKBP.Bazawato Zebua, SH, MH, Ephorus GNKP-I Pdt.Faat Zebua, M.Th dan sejumlah Pendeta yang bertugas di GNKP-I.

Sebelumnya, Ephorus GNKP-I Pdt.Faat Zebua, M.Th telah menerangkan, acara Napak Tilas digelar untuk mengenang kedatangan Misionaris Tuan Ernest Ludwing Denninger atau pembawa berita Injil pertama di Pulau Nias. Acara tersebut dirancang khusus untuk mensyukuri karya Allah yang menyelamatkan masyarakat Nias melalui Tuan Denninger.

Dia tidak lupa mengajak kaum muda Kristen untuk meneruskan warisan rohani, cita-cita luhur dan suci tersebut dengan memberikan kabar keselamatan bahwa yesus kristus adalah juruslamat kepada semua orang.

Untuk diketahui, sesuai sejarah masuknya injil di Nias, Missioneris Tuan Ernest Ludwing Denninger belum ada persetujuan dari badan misi RMG untuk bermisi di Nias. Namun, karena keinginan dan tekadnya ke Nias, Denninger mengurus izin dari Gubernur Jenderal di Batavia.

Sehingga pada tanggal 11 Agustus 1865 ia bertolak dari Padang ke Sibolga lalu ke Nias, dan menginjakkan kaki di bumi Nias pada tanggal 27 September 1865. Pada awal ia tiba ia tinggal di rumah sekretaris pemerintah Belanda.
Kemudian ia membeli sebuah rumah di Gunungsitoli, dengan harga 600 gulden dan di sanalah Missioneris Tuan Ernest Ludwing Denninger bersama keluarganya tinggal.(ih/ss/gs)

Kata kunci terkait:
Kapten inf fatolosa waruwu, peringatan masuknya injil di nias

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...