Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Reses DPRD, Warga Minta Hukum Dan Pembangunan Prioritas

Reses DPRD, Warga Minta Hukum Dan Pembangunan Prioritas

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Tim Reses DPRD Kota Tebingtinggi Dapil III Kecamatan Rambutan dan Bajenis berlangsung di Aula kantor Kelurahan Bandarsakti, Jumat (24/6) Terlihat anggota DPRD yang hadir untuk mengikuti reses berjumlah 4 orang,  Mhd. Hari Hazli Msc, Fahmi SE, Basarudin SH, dan Edi Saputra, sementara warga yang datang dari 6 lingkungan berjumlah sekitar ratusan.

Lurah Bandarsakti M. Harris SH dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada anggota dewan yang terhormat dan juga masyarakat Kelurahan Bandarsakti dimana Kelurahan Bandarsakti terpilih sebagai tempat diadakan reses kedua.

M Harris menerangkan, Kelurahan Bandarsakti terdiri dari 6 lingkungan dengan jumlah penduduk 5.491 orang.  Dijelaskannya, warganya yang menerima bantuan beras pra sejahtera sebanyak 145 kepala keluarga dan 114 keluarga mendapat bantuan stimulan perumahan dari Pemerintah Kota Tebingtinggi. “Demikian juga bantuan pendidikan melalui Dinas Pendidikan kepada siswa siswi warganya dan kami siap mendukung gerakan pembangunan Kota Tebingtinggi atas nama masyarakat Kelurahan Bandarsakti termasuk untuk mempertahankan Kota Adipura dengan bergotong royong setiap minggunya.

Anggota DPRD dari Partai Gerindra Hari Hazli Msc dalam pembukaan acara dialog interaktif menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Kota Tebingtinggi yang telah berperan aktif dengan pemerintah melaksanakan pembangunan. Pemerintah dengan DPRD terus berupaya melaksanakan pembangunan disegala bidang untuk Tebingtinggi sejahtera. “Pada kesempatan ini kami anggota dewan meminta masukan dari warga masyarakat tentang hal-hal yang harus disikapi oleh pemerintah untuk segera direalisasikan,”terang Hari. d

Lian salah satu warga Lingkungan III menyampaikan masukan kepada tim reses DPRD agar penegakan hukum dalam hal ini kepolisian wajib ekstra ketat mengingat kejahatan narkoba masih berjalan di Lingkungan III tepatnya diseputaran Pasar Sakti dan minta ketegasan aparat penegak hukum. Lian sebagai warga berharap agar pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemko Tebingtinggi agar difungsikan sesegera mungkin seperti  jembatan Pasar Sakti.

Hal senada juga disampaikan Herli Juanda warga Lingkungan VI beliau meminta agar anggaran dana untuk setiap kelurahan sebesar Rp 100 juta dikerjakan oleh pihak kelurahan bukan pihak lain, termasuk kios-kios yang dibuat di Pasar Sakti agar difungsikan.

Masukan yang disampaikan warga langsung ditanggapi Tim Reses DPRD, Hari Hazli, Hari Hazli menyampaikan, perlu diketahui bahwa anggaran kelurahan sebesar Rp 100 juta merupakan multi fungsi dan dikelola oleh masyarakat yang dipimpin oleh Lurah. Tentang pembangunan jembatan anggarannya telah ditampung dalam APBD 2016 dan akan diupayakan selesai termasuk membuka akses jalan.

Masukan warga terkait maraknya narkoba, Fahmi SE menyarankan agar masalah narkoba perlu kekuatan bersama mencegahnya. “Kami wakil rakyat dan Pemerintah Kota terus berkoordinasi dengan kepolisian Tebingtinggi. Bila mana ada hal yang dicurigai ada narkoba dilingkungan kita segera laporkan segera kepada Polres atau Polsek terdekat,” tegasnya.

Sementara  Edi Saputra yang juga bagian dari tim reses menjelaskan, tentang kios yang belum difungsikan di Pasar Sakti yang pada dasarnya bahwa kios tersebut sudah ada para pedagangnya yang telah terdata di Dispenda oleh karena itu dewan segera meminta agar Dispenda Kota Tebingtinggi melakukan langkah koordinasi kepada para pedagang untuk membuka kiosnya, yang tidak membuka kiosnya atau tidak sanggup berdagang akan digantikan dengan warga yang lain. (ag/ss-tt)

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...