Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Ratusan Umat Islam Tebingtinggi Adukan Ahok Ke Mapolres

Ratusan Umat Islam Tebingtinggi Adukan Ahok Ke Mapolres

 

“Ketua MUI Tebingtinggi H. Ahmad Dahlil Harahap Didampingi Para Tokoh Agama Menyampaikan Orasi Di Halaman Mesjid Raya NurAddin Tebingtinggi”

 

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Ratusan umat Islam dari belasan Ormas dan organisasi kepemudaan mengadukan Basuki Cahaya Purna alias Ahok Gubernur DKI Jakarta ke Mapolres Tebingtinggi, di Jalan Pahlawan Jumat (14/10).

Massa umat Islam itu mengadukan Gubernur DKI Basuki Cahaya Purnama alias Ahok yang telah menistakan Alquran dan Islam serta membacakan pernyataan sikap.

Massa umat Islam mulai berkumpul di Masjid Raya Nur Addin , selepas sholat Jumat. Aksiitu didahului dengan sambutan dari Ketua MUI Kota Tebing Tinggi H.Ahmad Dalil Harahap serta Sekretaris Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) Agussul Khair.

Ketua MUI Ahmad Dalil Harahap mengatakan, aksi massa ini dilakukan mendukung keputusan MUI Pusat yang menyatakan Gubernur DKI Ahok telah menghina dan menistakan Alquran, khususnya Q.s Al Maidah : 51. Apa yang dilakukan Ahok, kata Ketua MUI, telah mencoreng nilai kerukunan antar umat beragama yang selama ini selalu dijaga semua umat beragama. “

Atas dasar itu, Umat Islam Kota Tebingtinggi melalui FUI mengadukan Ahok ke Mapolres Tebingtinggi agar segera ditangkap,” tegas Ketua MUI.

Sekretaris FUI Agussul Khair, juga menyampaikan pernyataan Ahok telah menyakiti umat Islam tidak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. “Aksi massa umat Islam Kota Tebingtinggi kali ini meruaka bukti bahwa kami tersinggung dengan pernyataan Ahok,”tegas Agussul Khair.

FUI Kota Tebing Tinggi sebagai gabungan Ormas Islam dan organisasi kepemudaan menyampaikan pernyataan sikap. Ormas Islam yang menandatangi pernyatan sikap itu, yakni MUI, Al Washliyah, Muhammadiyah, Al Ittihadiyah, IPHI, DMI, DDII, Majelis Dzikir, FPI, BKPRMI dan NU.

Pernyataan sikap itu memuat lima pernyataan. Pertama, pernyataan Ahok tentang Q.s. Al Maidah : 51 merupakan penistaan terhadap Alquran, sehingga melaporkannya ke Mabes Polri.

Kedua, oleh karena itu seluruh umat Islam Kota Tebing Tinggi menyatakan dukungan atas sikap dan langkah MUI Pusat. Ketiga, walau pun Ahok sudah menyatakan permohonan maaf , umat Islam Kota Tebing Tinggi tetap meminta dan mendukung agar kasus penistaan Ahok tetap diproses secara hukum. Hal itu, dilakukan untuk menghindari terjadinya aksi anarkis terhadap kehidupan kenegaraan.

Keempat, meminta agar aparat kepolisian di semua tingkatan menindak lanjuti laporan MUI Pusat dengan sebaik-baik dan seadil-adilnya. Kelima, menghimbau kepada siapapun agar tidak lagi melakukan tindakan penistaan terhadap Islam, demi menjaga persatuan dan kesatuan di kemudian hari.

Ratusan massa umat Islam melakukan perjalanan damai ke Mapolres Tebingtinggi dan diterima oleh Wakapolres  Kompol Mahmun, SH.(AG TT)

Lihat Juga

Ika Bina En Pabolo Adventure 1 Labuhanbatu Diikuti 430 Riders Roda 2 Dan 70 Off Roader

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Event bergengsi “Ika Bina En Pabolo Adventure 1 Labuhanbatu” yang dilaksanakan ...