Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Ratusan Karyawan BHL PT.CSR Tak Peroleh THR

Ratusan Karyawan BHL PT.CSR Tak Peroleh THR

Labuhanbatu | suarasumut.com  –  Seratusan pekerja Buruh Harian Lepas (BHL) PT.Cisadane Sawit Raya (CSR) yang berdomisili di Desa Sei Tampang Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu tidak memperoleh haknya yakni tunjangan hari besar keagamaan seperti Tunjangan Hari Raya (THR) setiap tahunnya.

Padahal, perusahaan perkebunan kelapa sawit ini tergolong besar ,sebab terdiri dari 10 (sepuluh) Afdeling yang setiap afdeling nya menggunakan BHL mencapai30 hingga 35 orang setiap hari, mereka dipekerjakan sebagai tenaga pembabat rumput, nyemprot hama/rumput, dongkel kayu, tenaga pemupuk serta lainnya.

Hasil liputan wartawan dilapangan, BHL yang mendapat THR waktu itu dapat dirata-ratakan antara 5 hingga 10 orang, yang lainnya tidak mendapatkan apa-apa. Diasumsikan kalau rata-rata 10 orang tidak mendapatkan THR dikali 10 afdeling maka 100 BHL tidak mendapat THR kala itu. “Kalau menuntut THR, bulan depan tak dikasih pekerjaan lagi pak, susah cari kerja, pasrah sama Tuhan ajalah,” ujar BHL itu memelas.

THR yang didapat pun timpal BHL lainnya, bukan satu bulan gaji, tetapi bervariasi seperti ada yang menerima 350.000, ada juga yang 500.000, “Bukan satu bulan gaji, suka-suka mereka lah,” ungkap BHL itu.

Sementara Permenaker Nomor 6 tahun 2016 mengatur bahwa pengusaha wajib memberikan THR kepada pekerja yang telah mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus menerus atau lebih.

Humas PT. CSR ketika ditemui disela pertemuan antara Koptan Wonosari terkait sengketa lahan 400 hektar dikantor perusahaan Afdeling 1 itu, Syafrizal Harahap kepada wartawan, Kamis (29/9) mengatakan ketentuan menejemen perusahaan adalah BHL yang menerima THR harus memenuhi quota kerja 40 jam per minggu.

“Quota 40 Jam per minggu, rata-rata 20 hari kerja sebulan,” jelas Syafrizal. Bila tidak memenuhi ketentuan itu katanya jangan harap mendapat THR dari perusahaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Labuhanbatu Alvin ketika dikonfirmasi, Senin (3/10) melalui selularnya kepada wartawan mengatakan agar BHL yang tidak menerima THR disuruh mengadu atau membuat laporan. “Suruh aja mengadu BHL-nya ke kantor, biar diproses,” ungkapnya.

Dijawab wartawan, Kalau BHL-nya mengadu maka bulan depan mereka tidak akan diberikan pekerjaan, harusnya Disnaker pro aktif atau jemput bola menyikapi permasalahan ini.

Lebih jauh dikatakannya, dirinya makin heran dan geram melihat sikap banyak perusahaan perkebunan didaerah ini sebab karyawan semakin dijepit, kalau saja mereka jalankan peraturan maka tidak akan muncul persoalan. “Kalau begitu, tulis ajalah, berdasarkan itu kami akan turun, sidak lah,” ujar Alvin mengakhiri.(ta/ss-lb)

Kata kunci terkait:
PT bhl manado, Apakah THR termasuk CSR, pt perkebunan sibolga, gaji bhl PT DLI 2017, gaji cisadane sawit raya, NAMA ATASAN PT BHL, perkebunan cisadane sibolga

Lihat Juga

Perppu Ormas Harus Dilihat Dari Prinsip Bernegara

Jakarta | suarasumut.com  –  Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang. “RUU ...