Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Ranperda Pertanggungjawaban APBD Kota Gunungsitoli Disetujui Menjadi Perda

Ranperda Pertanggungjawaban APBD Kota Gunungsitoli Disetujui Menjadi Perda

Gunungsitoli | suarasumut.com — Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Gunungsitoli tahun anggaran 2015 disetujui menjadi Peraturan Daerah (Perda) oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gunungsitoli.

Persetujuan Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Gunungsitoli tahun anggaran 2015 ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Gunungsitoli dengan DPRD Kota Gunungsitoli.

Penandatangan dilakukan pada rapat paripurna yang digelar di ruang rapat paripurna, kantor DPRD Kota Gunungsitoli, Jalan Gomo, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Selasa (20/9).

Pada penandatangan nota kesepakatan, Pemkot Gunungsitoli diwakili langsung oleh Wali Kota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro Zebua, sedangkan DPRD diwakili langsung tiga pimpinan DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa, S.PdK, Martinus Lase, SH dan Hadirat ST Gea.

Dalam pendapat akhirnya, Wali Kota Gunungsitoli memberitahu, jika realisasi APBD Kota Gunungsitoli tahun 2015 pendapatan Rp 622.748.088.670,15, belanja Rp 584.939.494.463 dan surplus/defisit Rp 37.808. 594. 206,95.

Jumlah penerimaan pada pembiayaan sebesar Rp 92.056.298.077,00, surplus/defisit Rp 92.056.298.077,00, sehingga sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) APBD Kota Gunungsitoli tahun 2015 sebesar Rp 129.864.892.283,95.

Wali Kota mengakui seluruh kelemahan, dan menyatakan jika hal tersebut menjadi tugas dan tanggungjawab bersama. Tidak lupa dia mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan semangat kemitraan dengan DPRD sebagai legislatif.

Juga kepada pansus dan semua pihak yang terlibat menyukseskan pelaksanaan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Gunungsitoli, sehingga Ranperda tentang pertanggungjawaban APBD Kota Gunungsitoli dapat disetujui.

Sesuai laporan pansus sebelumnya, diketahui jika pansus DPRD Kota Gunungsitoli menyimpulkan jika pendapatan asli daerah yang secara bertahap mampu menambah peningkatan pendapatan masyarakat dibanding tahun 2014.

Namun, dibandingkan realisasi belanja operasi tahun 2015 dengan tahun 2014, biaya untuk melaksanakan aktifitas rutin lebih besar dari tahun sebelumnya. Sebagian belanja daerah masih kurang berorientasi pada upaya upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat, atau program yang tidak pro rakyat.

Masih ditemukan beberapa kegiatan yang realisasi anggarannya nol, sehingga terdapat sejumlah dana yang menganggur. Sehingga pansus menyarankan agar PAD yang jauh dari target dapat dioptimalkan pada tahun tahun berikutnya, dan secara bertahap belanja operasi persentasenya dapat digeser menjadi semakin lebih kecil untuk memperbesar belanja modal.(al/ss-gs)

Lihat Juga

452 Pramuka Ikuti Perkemahan Internasional 2017 Di Malaysia

JAKARTA | suarasumut.com  –  Sebanyak 452 anggota Gerakan Pramuka akan mengikuti Perkemahan Internasional di Selangor, ...