Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Binjai ›› PT.FIF Dan PT WOM Binjai Cairkan Pinjaman Tidak Sesuai Nama Pemohon Dengan Pemilik BPKB

PT.FIF Dan PT WOM Binjai Cairkan Pinjaman Tidak Sesuai Nama Pemohon Dengan Pemilik BPKB

Binjai | suarasumut.com  –  Ketua Komisi B DPRD Binjai menerima tiga pengaduan dari warga Binjai. Pertama tentang keburukan FIF di Jalan T.Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara terkait ijazah pegawai di perusahaan tersebut yang sudah tidak bekerja lagi tetapi ijazahnya ditahan oleh perusahaan tersebut.

Kemudian laporan warga tentang keburukan oknum-oknum di PT Fideral Finance Internasional ( FIF) Binjai dan oknum–oknum di PT WOM Binjai.

Menurut Ketua Komisi B DPRD Binjai Jonita Agina Bangun kepada wartawan, Selasa,(12/12) sore diruangan rapat Komisi B DPRD Binjai, pihak PT FIF Kota Binjai menerima dan mencairkan permohonan pinjaman dari warga Binjai yang memohon pinjaman ke FIF menggunakan kendaraan milik orang lain tanpa diketahui pemilik .

“BPKB kendaraan N-MAX BK 4650 RAW, milik warga Binjai inisial ETT, warga Jalan Nenas, Lingkungan I, Kelurahan Suka Ramai, Kecamatan Binjai Barat digadaikan oleh seorang pria bernama Irwansyah, warga Binjai Barat ke PT FIF Binjai. Dan permohonan pinjaman Irwansyah ini tidak diketahui oleh pemilik BPKB kendaraan yakni inisial ITT,” jelas Jonita Agina Bangun.

Sementara itu seorang warga Binjai Selatan bernama Mulkan juga melakukan hal yang sama seperti Irwansyah, menggadaikan BPKB kendaraan milik ITT ke PT WOM Binjai yang berkantor di Jalan Soekarno Hatta Binjai Timur

“Untuk pinjaman ke PT WOM, Mulkan menggadaikan BPKB kendaraan KLX BK 6349 RAN juga milik dari ITT,”kata Jonita Agina Bangun.

Terkait hal tersebut diatas pemilik BPKB kendaraan tersebut inisial ITT keberatan dan mengadu kepada Ketua Komisi B DPRD Binjai diruangan Komisi B DPRD Binjai.

“Kenapa pihak FIF dan WOM menerima dan mencairkan pinjaman dengan jamiman BPKB yang tidak sesuai antara nama pemohon pinjaman dengan pemilik BPKB,” pungkas Jonita Agina Bangun.

Sementara itu pihak FIF Binjai di Jalan Veteran Binjai ketika akan dikonfirmasi wartawan tidak bersedia memberikan keterangan.

Terpisah pihak pengadu inisial ITT kepada wartawan mengatakan ia heran selaku pemilik sepeda motor bagaimana mungkin pihak PT FIF dan PT WOM Binjai tersebut dapat melakukan kontrak leasing/pinjaman dengan yang bukan pemilik sepeda motor tersebut.

“Saya berharap pengaduan resmi saya ke bapak DPRD Binjai segera ditindaklanjuti pihak DPRD Binjai yakni Komisi B DPRD Binjai dengan harapan kedepannya tidak ada lagi korban seperti dirinya di Kota Binjai. Jangan ada lagi korban PT FIF dan PT Wom Binjai ,” kata ITT( TS/Op/timsusbinjai)

Lihat Juga

KSOP Gunungsitoli Gelar Diklat Gratis Untuk Nelayan Gunungsitoli, suarasumut.com-- Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas V Gunungsitoli gelar pendidikan dan pelatihan pemberdayaan masyarakat kapal layar motor (KLM) secara gratis untuk nelayan di Kepulauan Nias. Jika berminat, nelayan di Kepulauan Nias bisa mendaftar di kantor KSOP Gunungsitoli, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara mulai tanggal 17 Oktober sampai 1 November 2018. Hal tersebut disampaikan kepala KSOP Kelas V Gunungsitoli Merdi Loi ketika di temui di kantor KSOP kelas V Gunungsitoli, Jum,at 19 Oktober 2018. Merdi memberitahu, diklat gratis kepada nelayan kerjasama dengan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, dan digelar selama lima hari atau tanggal 12 sampai 16 November 2018 di komplek pelabuhan Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Nelayan yang berminat bisa mendaftar di kantor KSOP dengan membawa surat keterangan tidak mampu dari Kepala Desa dan surat keterangan sehat dan tidak buta warna dari rumah sakit pemerintah. Membawa foto copy izajah minimal SD, dan bagi yang tidak punya izajah bisa diberi dispenisasi harus benar-benar nelayan, foto copy KTP/SIM, umur minimal 16 tahun dibuktikan surat akte kelahiran atau surat keterangan lahir dari Kepala Desa, foto ukuran 3x4 latar belakang berwarna dan mengisi formulir pendaftaran. Untuk snack dan makan siang para peserta selama pelaksanan diklat kita yang menanggung, dan usai mengikuti diklat, para peserta akan mendapat sertifikat basic safety training (BST) nelayan, sertifikat keterangan kecakapan (SKK) nelayan dan alat keselamatan (life jacket). Tidak lupa Merdi menambahkan jika pada tanggal 2 November 2018 akan dilakukan pemeriksaan buta warna oleh tim Dokter Politeknik Pelayaran Sumatera Barat dan selama pendaftaran dan pelaksanaan diklat sampai diterbitkan sertifikat, peserta diklat tidak dipungut biaya apapun atau gratis. "diklat khusus kita gelar bagi masyarakat yang benar benar nelayan dan tidak diterima peserta diklat yang profesinya bukan nelayan.AL

Meriahkan HUT Pemko Padangsidimpuan 158 Anak SD Dan TK Ikuti Lomba Mewarnai

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemko Padangsidimpuan yang ke-17 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.