Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Protes PPDB, Kepsek Swasta Ultimatum Pemko Tebingtinggi

Protes PPDB, Kepsek Swasta Ultimatum Pemko Tebingtinggi

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Sejumlah Kepala Sekolah (kepsek) dari berbagai perguruan swasta berdelegasi ke kantor Wali Kota Tebingtinggi di Jalan Sutomo, Rabu (27/7/2016).

Para Kepsek mengaku kecewa dengan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dinilai tidak konsisten dalam pelaksanaannya, sehingga merugikan perguruan swasta.

Belasan Kepsek yang berasal dari Perguruan Djuanda, Inti Nusantara, Taman Siswa, Cinta Kasih, Diponegoro, Al Washliyah, SMK YPD, Budi Nasional serta sejumlah perguruan lainnya itu semula ingin bertemu Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan, namun akhirnya diterima Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Jumpa Ukur Sembiring diruang staf ahli Pemko Tebingtinggi.

Dalam pertemuan itu, juru bicara Kepsek, P Siagian, menyampaikan kekecewaan mereka atas tidak terlaksananya kesepakatan yang telah dibuat sebelum PPDB.

Dikatakan, dalam pertemuan marathon antara pihak perguruan swasta dengan DPRD, Dinas Pendidikan (Disdik) bersama Dewan Pendidikan, disepakati Sekolah Menengah Atas Negeri/ Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMAN/SMKN) hanya bisa menerima sembilan rombongan belajar (rombel), yang mana masing-masing rombel sebanyak 40 siswa. Sedangkan SMPN hanya sembilan rombel dengan 36 siswa. “Tapi nyatanya sekarang ini kesepakatan itu dilanggar,” ujar P Siagian yang merupakan Kepsek SMA Inti Nusantara.

Kegelisahan lain disampaikan Kasek SMA Djuanda, Partogi Sitohang, yang melihat PPDB yang dilakukan sekarang ini membunuh sekolah-sekolah swasta. “Saat ini di Tebingtinggi ada sekira 1.000 orang guru swasta ditambah tenaga administrasi yang terancam kehidupannya. Kalau seperti ini guru swasta yang bersertifikasi bakal terancam dana sertifikasinya, karena tak cukup jam mengajar. Lalu bagaimana kami menghidupi keluarga,” sebutnya.

Jubir sekolah swasta memberi ultimatum kepada Staf Ahli Jumpa Ukur Sembiring agar dalam tiga hari ini menyampaikan keluhan mereka ke Walikota.

“Kami sudah sampaikan sikap dan akan melakukan unjuk rasa besar-besaran jika kekecewaan ini tidak juga diperhatikan,”tegas Partogi, seraya menyebutkan sekolah-sekolah swasta akan menarik dukungan terhadap kepemimpinan Walikota.

Jumpa Ukur mengatakan, akan segera menyampaikan kekecewaan sekolah swasta itu kepada Walikota Umar Zunaidi Hasibuan. Menurutnya, saat ini Walikota sedang berada di Jambi untuk menghadiri kegiatan Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). “Nanti setelah beliau pulang, segera saya sampaikan hasil pertemuan ini secara tertulis,”cetus Jumpa.(ag/ss-tt)

Lihat Juga

Walikota Sibolga Lepas Pawai Ta’aruf MTQ Ke -46 Tingkat Kecamatan Sibolga Selatan

SIBOLGA | suarasumut.com  –  Wali Kota Sibolga Drs HM Syarfi Hutauruk melepas peserta pawai ta’aruf ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *