Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› POLSEK PANAI TENGAH TIDAK SERIUS TANGANI KASUS PENGANIAYAAN

POLSEK PANAI TENGAH TIDAK SERIUS TANGANI KASUS PENGANIAYAAN

Panai Tengah, suarasumut.com – Teddy boy Simanjuntak ( 23 ) warga Dusun Sipege Desa Sei Siarti Kecamatan Panai Tengah korban penganiayaan. Kasus penganiayaan yang ditangani Polsek Panai Tengah ini sudah sebulan belum mendapat kepastian hukum dan kesannya penangannya di ulur ulur.

Pasalnya, menurut pengakuan korban, penganiayaan dilakukan Haris Hutabarat beserta adik-adiknya.Hal ini korban mengakibatkan luka lebam dan memar disekitar wajah, dan lebih parahnya korban diperkirakan mengalami geger otak.

Tapi ironis, informasi yang didapat dari sumber suarasumut.com kasus penganiayaan yang di tangani Polsek Panai Tengah ini tidak respek terhadap korban yang sudah melakukan pengaduan dan tidak melakukan tindakan penangkapan terhadap para pelaku, bahkan pelaku bebas berkeliaran.
Dan sepertinya Polsek lakukan pembiaran terhadap pelaku dan terbukti kasus penganiayaan sudah sebulan berlangsung.

Sampai saat ini keluarga korban masih trauma dengan kejadian penganiayaan yang menimpa Teddy, serta sangat kecewa dengan kinerja Polsek yang tidak serius lakukan penegakan hukum .

Pihak keluarga Teddy menuturkan kronologis singkat, awal peristiwa tersebut terjadi 15/2 ketika Teddy pulang dari acara pesta muda-mudi.Dalam acara tersebut adik Teddy tidak sengaja menyenggol Haris ( pelaku =red ), namun tidak disangka hal itu membuat Haris jengkel, dan memutuskan untuk membuat perhitungan dengan adik Teddy. Selang beberapa jam, usai acara Haris pun merencanakan untuk menghabisi adik Teddy, tapi Adik Teddy berhasil kabur. Mendapat informasi kalau adiknya dikeroyok , Teddy pun langsung ke lokasi guna membantu sang adik.
Tapi naas bagi Teddy, saat tiba dilokasi yang tak jauh dari acara pesta tersebut, Haris beserta adik-adiknya langsung menghajar Teddy boy dengan pukulan dan kayu, dan saat itu juga Teddy tersungkur tak sadarkan diri.

Ke esokan harinya, keluarga Teddy pun melaporkan hal tersebut ke Pos Polsek Bulu Tolang, lantas Kapol Pos Aiptu. C.T.J Simamora, SH menganjurkan kepada keluarga korban agar melaporkan ke Mapolsek Panai Tengah.
Namun hingga saat ini , pihak Polsek Panai Tengah belum juga melakukan tindakan terhadap pelaku, hal ini membuat pihak korban bertanya bertanya, yang kemudian timbul penilaian kalau Polsek Panai Tengah telah “disuap” oleh keluarga pelaku yang diketahui orang kaya di Desa itu.
Sementara Kapolsek Panai Tengah, Akp.Agust Sitepu ketika dikonfirmasi melalui SMS Via seluler 26/3, dan menjawab isi pesan singkat dari wartawan kalau persoalan dimaksud tetap dipantau, namun sampai hari ini pihak Polsek masih kesulitan mengetahui keberadaan tersangka.

Sedangkan orang tua pelaku ber marga Br Sinaga bersikap arogan terhadap wartawan yang hendak mengkonfirmasinya, malah orang tua pelaku melontarkan kata kata senonoh terhadap wartawan. ( Ta/ss/pt )

Kata kunci terkait:
ctj simamora, aiptu ctj simamora, Desa sei siarti dusun sipege, korban penganiayaan, korban penganiayaan di nias, penangkapan polsek padang selatan

Lihat Juga

Fakultas Teknik UMSU Lakukan Rekrutmen Staff

Medan | suarasumut.com  –  Fakultas Teknik UMSU menjalin kerjasama dengan Incasi Raya Group dan Gunas ...