Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Polsek Kualuh Hilir Biarkan Penyekap Ericsson Marpaung Berkeliaran

Polsek Kualuh Hilir Biarkan Penyekap Ericsson Marpaung Berkeliaran

Labura, suarasumut.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Kualuh Hilir tampaknya tidak berdaya untuk melakukan penangkapan terhadap Prancis Nainggolan yang telah melakukan tindak pidana penganiayaan dan penyekapan terhadap korban, Erikson Marpaung. Pasalnya, hingga saat ini, Prancis Nainggolan masih bebas berkeliaran dan tetap melakukan kegiatannya sehari-hari sebagai pelaku usaha di kampung halamannya di Desa Sei Apung Kecamatan Kualuh Hilir.

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Polisi Nomor : STPL/55/VI/2015/SU/RES LBH/SEK. KL HILIR disebutkan, Wesly Marpaung membuat laporan ke Polsek Kualuh Hilir atas penganiayaan yang dialami oleh anaknya, Erikson Marpaung. Peristiwa itu terjadi pada Minggu 21 Juni 2015 di Desa Sei Apung.

Informasi didapat dari salah seorang kerabat korban, Erikson memiliki hubungan kerja dengan Timur Nainggolan (ayah kandung Prancis). Disebutkan sumber, dalam hubungan kerja tersebut Erikson sempat terikat hutang sekitar Rp. 20 juta kepada Timur Nainggolan.

Diduga karena Erikson tak kunjung membayar hutangnya, akhirnya Prancis berang. Ia dan beberapa orang rekannya membawa Erikson Marpaung ke rumah Timur Nainggolan. Disana, Erikson sempat dipukuli dan disekap selama beberapa hari. Ia sengaja disekap agar Wesly Marpaung, ayah Erikson datang dan membayar hutang anaknya.

Namun yang terjadi justru berbeda dari harapan Timur Nainggolan dan anaknya, Wesly yang tidak terima anaknya mengalami penganiayaan langsung membuat pengaduan ke Polsek Kualuh Hilir di Tanjung Leidong. Menerima pengaduan Wesly, petugas Polsek Kualuh Hilir pun langsung mendatangi rumah Timur Nainggolan dan membawa Erikson dari sana.

Namun aneh, meski menjemput langsung ke rumah Timur Nainggolan yang menjadi tempat penyekapan, tidak seorang pun yang diduga sebagai pelaku kejahatan tersebut dibawa polisi.

Kanit Reskrim Polsek Kualuh Hilir IPDA H Sitinjak saat dikonfirmasi per telepon, Senin (24/8) cenderung tidak bisa memberikan keterangan berarti terkait kasus tersebut. “Sebenarnya itu udah mau ditangkap, karena perintah penangkapannya sudah keluar. Untuk lebih lengkapnya, silahkan tanya langsung ke Kapolsek aja, bang,” ujar Sitinjak. (rz/ss/lu)

Kata kunci terkait:
polsek kualuh hulu

Lihat Juga

Ket. Gbr : Tersangka FA, pengisap ganja yang ditangkap Satres Narkoba Polres Psp di TPU Jalan Mgr Maradat Kec. Psp Selatan Kota Psp, Jum'at (20/7-2018). Foto Ali Akbar/SS

Polisi Amankan Pengisap Ganja Di TPU

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Seorang pemuda ditangkap Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan (Psp) di daerah Jalan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *