Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Polsek Idano Gawo Ringkus Pemilik Senjata Api Rakitan

Polsek Idano Gawo Ringkus Pemilik Senjata Api Rakitan

Gunungsitoli, suarasumut.com – Miliki senjata api rakitan, SB (30), warga Desa Ladea, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias ditangkap Polisi Sektor Idano Gawo. SB diringkus ketika hendak menjual senjata rakitan miliknya di Desa Bio’uti, Kecamatan Idano Gawo, Kabupaten Nias, Rabu (25/3), pukul 15.30 wib.

Kapolres Nias AKBP.Yofie Girianto Putro, S.Ik yang ditemui wartawan melalui PJs.Paur Humas Polres Nias Aiptu. Osiduhugo Daeli di Mapolres Nias, Jalan Melati, Kota Gunungsitoli, Kamis (26/3), membenarkan penangkapan tersebut.

Menurut dia, SB ditangkap personil Polsek Idano Gawo, Rabu (25/3), karena memiliki senjata api rakitan. Kini SB mendekam di tahanan Polsek Idano Gawo untuk penyidikan lebih lanjut, dan dari tangan SB, Polisi berhasil menyita barang bukti 1 pucuk senjata api rakitan, 1 butir peluru dan 2 pisau.

SB ditangkap berdasarkan informasi yang dikirim masyarakat kepada Kapolsek Idano Gawo AKP.IB.Jaya Harefa melalui pesan singkat. Mendapat informasi dari masyarakat, personil Polsek yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda.Amir Sitepu, SH langsung menindaklanjuti informasi tersebut.

Dilokasi yang ditentukan dalam pesan singkat kepada Kapolsek, Polisi menyergap empat orang warga yang dicurigai. Namun, tiga dari empat warga yang disergap berhasil kabur, dan Polisi hanya berhasil menangkap SB.
Dari tangan SB berhasil diamankan barang bukti 1 pucuk senjata api rakitan, 1 butir peluru dan 2 pisau. Kepada Polisi, SB mengaku WG warga desa Ladea, dan KN warga Desa Lasela ke daerah Wosima, tetapi ditengah perjalanan, mereka disergap Polisi.

Kapolres Nias tidak lupa memberikan apresiasi atas keberhasilan personil Polsek Idano Gawo, dan mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah memberikan informasi kepada Polisi.

Kapolres juga memberitahu, saat ini dia telah memerintahkan beberapa personil Polres Nias untuk melakukan penyelidikan tempat pembuatan senjata api rakitan tersebut. Atas perbuatannya, SB dijerat dengan pasal undang undang darurat nomor 12, tahun 1951, pasal 1 ayat 1 dan atau pasal 2 ayat 1 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.(sh/ss/gs)

Kata kunci terkait:
penjual senjata api labuhan batu, sb takitan

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...