Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Polres Nias Minta KPK Supervisi Kasus PT.RAL

Polres Nias Minta KPK Supervisi Kasus PT.RAL

Gunungsitoli | suarasumut.com  —  Polisi Resor Nias telah melayangkan surat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan supervisi terhadap kasus dugaan korupsi penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Nias kepada PT.Riau Air Lines pada tahun 2007.

Polisi berharap KPK bisa memberikan masukan dan solusi, karena berkas kasus dugaan korupsi penyertaan modal Pemkab Nias kepada PT.RAL yang dikirim ke Kejaksaan Negeri Gunungsitoli tak kunjung P21.

Hal tersebut diungkapkan Waka Polres Nias Kompol.Hermawansyah saat menerima 10 orang perwakilan Aliansi Gerakan Pemuda Peduli Supremasi Hukum (Garda-Pas) Kepulauan Nias diruang Eksekutiv Polres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Rabu (23/3).

“Kasus ini sudah kita ajukan ke Kejari Gunungsitoli sesuai SPDP, tetapi hingga detik ini kita belum menerima P21, dan masih P19. Jika sudah P21, tersangka dan barang bukti pasti sudah kita serahkan kepada Kejari Gunungsitoli. Kita juga sudah surati KPK untuk melakukan supervisi terhadap kasus ini,” terang Waka Polres Nias.

Ditempat berbeda, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Yus Iman Harefa, SH, MH mengakui jika penanganan kasus dugaan penyertaan modal Pemkab Nias kepada PT.RAL sudah lama dan bolak balik terus.

Kepada perwakilan demonstran di kantor Kejari Gunungsitoli, dia menegaskan jika pengembalian berkas atau P19 sebanyak lima kali bukan tidak ada dasar, tetapi dilakukan sesuai undang undang, dan telah ada petunjuk yang diberikan kepada penyidik Polres Nias.

Bahkan dia membeberkan, petunjuk yang diberikan kepada penyidik Polres Nias isinya tetap sama. Baik itu petunjuk dari awal di P19 atau hingga terakhir atau untuk yang kelima kali berkas tersebut P19.

“Kita anggap petunjuk yang kita berikan sangat krusial dalam penanganan perkara ini, karena kita tidak ingin para pelaku terlepas dari jeratan hukum. Jika penyidik Polres Nias mengaku berat memenuhi petunjuk kita, mereka bisa tanya kepada kita, dan kita sama sama mencari solusi. Kami tidak ada niat menghalangi kasus ini, tetapi kami melakukan sesuai aturan,” ujar Yus Iman Harefa.

Sebelumnya, pada aksi di Mapolres Nias dan Kejari Gunungsitoli, para demonstran mendesak Polres Nias untuk menahan mantan Bupati Nias Binahati B Baeha yang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan korupsi penyertaan modal Pemkab Nias kepada PT.RAL sebesar Rp 6 milliar.

Mereka juga meminta Polres Nias menetapkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Nias yang saat ini menjabat sebagai Bupati Nias Utara M.Ingati Nazara sebagai tersangka, karena telah memberikan persetujuan penyertaan modal Pemkab Nias kepada PT.RAL tanpa melalui rapat paripurna.

Sedangkan kepada Kejari Gunungsitoli, para demonstran mendesak untuk segera melakukan P21 terhadap berkas dugaan korupsi penyertaan modal Pemkab Nias kepada PT.RAL, dan meminta Kejari Gunungsitoli tidak melakukan upaya upaya yang menyulitkan penyidik Polres Nias dalam melengkapi berkas.(al/ss-gs)

Kata kunci terkait:
kejari gunungsitoli, kajari gunungsitoli, nama kepala kejaksaan gunungsitoli 2017, nama kepala kejaksaan negeri kabupaten nias april 2017, nama kepala kejaksaan gunungsitoli, nama kepala kejaksaan negeri kabupaten gunung sitoli april 2017, kejari gusit, kepala kejaksaan gunungsitoli, kasus RAL, Www kejaksaan negri kota gusit com

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...