Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Polres Nias Gelar Simulasi Hadapi Unjuk Rasa Pada Pilkada

Polres Nias Gelar Simulasi Hadapi Unjuk Rasa Pada Pilkada

Nias, suarasumut.com — Untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkda) serentak di wilayah hukum Polisi Resor Nias, Polres nias menggelar simulasi menghadapi unjuk rasa anarkis yang dilakukan masyarakat.

Simulasi dengan skenario ribuan masyarakat menyerbu kantor KPU dan bentrokan terjadi antara Polisi dan masyarakat, digelar di halaman Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Rabu (26/8).

Acara simulasi dalam rangka Operasi Mantap Praja Toba 2015 yang dihadiri Pasangan Calon Kepala Daerah di wilayah Hukum Polres Nias, KPU dan Panwaslu, menurut Pjs.Paur Humas Polres Nias yang ditemui wartawan, skenarionya adalah bagaimana cara mengamankan kantor KPU dari serangan masyarakat yang tidak puas atas hasil penghitungan suara.

Kejadian berawal saat sekelompok masyarakat yang tidak puas dengan penghitungan suara di TPS, dan mendatangi kantor KPU untuk meminta klarifikasi dari Ketua KPU. Namun, ketua KPU tidak dapat menemui masyarakat yang protes, sebab sedang memimpin rapat pleno penetapan pemenang Pilkada.

Masyarakat yang berjumlah ratusan orang tersebut berhasil dihalau Dalmas setelah dilakukan negosiasi oleh negosiator Polres Nias. Tetapi sebelum bubar, massa tetap merasa tidak puas dan menitip pesan akan kembali dan membawa massa yang lebih banyak lagi jika Ketua KPU tidak menemui mereka.

Beberapa saat, massa dengan jumlah lebih banyak kembali mendatangi Kantor KPU, dan kedatangan massa tersebut dihalau oleh Pelton Dalmas Awal Polres Nias, sehingga terjadi aksi dorong mendorong antara masyarakat dengan Polisi.

Bentrokan pun pecah, sehingga siatuasi tidak dapat dikendalikan, dimana masyarakat yang telah disusupi provokator mulai berbuat anarkis dan melempar Dalmas Awal dengan batu dan telur busuk. Menghadapi situasi tersebut, Polres Nias menurunkan Dalmas lanjutan, dan Lintas Gantipun dilaksanakan.

Masyarakat yang telah emosi berusaha menerobos blokade dalmas Lanjutan, sehingga melihat situasi yang kian panas, Mobil Water Canon didatangkan untuk membubarkan Massa. Tetapi masyarakat yang unjuk rasa tetap melakukan perlawanan dan semakin tak terkendali, sehingga Pimpinan Polres Nias mengambil keputusan mengirim Pasukan Pengurai Massa dengan senjata lengkap, Pasukan Raimas.

Dia kemudian mengimbau masyarakat pengunjukrasa untuk segera membubarkan diri, tetapi pengunjukrasa tidak menggubris dan semakin bringas dengan menyerang Pelton Dalmas Lanjutan, sehingga Pasukan Raimas pengambil tindakan tegas dengan memberikan tembakan peringatan.

Karena, tembakan peringatan tidak dihiraukan, Polisi terpaksa melakukan tembakan melumpuhkan dan mengenai salah seorang pengunjuk rasa. Setelah salah seorang pengunjukrasa tertembak, masyarakat mulai mundur.
Korban yang tertembak kemudian dibawa menggunakan mobil Ambulance milik Polres Nias ke rumah sakit. Pasukan Dalmas lanjutan Polres Nias kemudian kembali ke Pos Aju untuk melakukan Konsolidasi dan Evaluasi.

Dari hasil evaluasi diketahui jika beberapa orang terluka, dan 1 orang tertembak. Dimana akibat ribuan masyarakat menyerbu kantor KPU, bentrokan terjadi sehingga korban luka berjatuhan dan salah satunya terkena tembakan.(ih/ss/ni)

Lihat Juga

Politeknik Port Dickson Negeri Sembilan Malaysia Adakan Kompetisi Internasional ResPex

Malaysia | suarasumut.com  –  Politeknik Port Dickson Negeri Sembilan Malaysia adakan Kompetisi International Regional Student’s ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.