Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Polres Nias Bekuk Pencuri Emas Di Toko Mutiara

Polres Nias Bekuk Pencuri Emas Di Toko Mutiara

Gunungsitoli | suarasumut.com — Setelah buron sejak tahun 2014, TT alias Tomi pelaku pencurian emas di Toko Mutiara ditangkap Polisi. TT alias Tomi ditangkap ketika sedang asyik bermain di salah satu warung internet yang terletak, di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Sabtu (28/5).

Kapolres Nias AKBP.Bazawato Zebua, SH, MH melalui Ps.Paur Humas Polres Nias Aiptu.Osiduhugo Daeli yang ditemui di Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Selasa (31/5), membenarkan penangkapan palaku pencurian emas di toko Mutiara tahun 2014 lalu.

November tahun 2014 lalu, TT alias Tomi mencuri sejumlah emas di Toko Mutiara, Jalan Sirao, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli. Tomi melakukan aksinya ketika pemilik toko Muhammad Didi Ivantri sedang menunaikan sholat, dan diperkirakan kerugian korban mencapai Rp 200 juta.

“Pelaku pernah bekerja di toko Mutiara, tetapi dipecat karena mencuri emas dan perak. Ketika masukke dalam toko, pelaku menggunakan kunci toko yang sebelumnya menurut korban hilang. Namun, aksi pelaku yang menggunakan Helm sempat terekam CCTV, sehingga Polisi melakukan penyelidikan,” terang Ps.Paur Humas.

Setelah dilakukan penyelidikan dan memutar ulang CCTV yang ada di toko milik korban, akhirnya pelaku dapat diidentifikasi. Tetapi ketika dilakukan pengejaran, pelaku telah kabur pada hari kejadian melalui bandara binaka menuju Medan.

“Sebelumnya penyidik kita kesulitan mengidentifikasi pelaku yang menggunakan Helm, tetapi berkat bantuan pemilik toko pelaku dapat diidentifikasi dari postur tubuhnya. Pelaku dipastikan adalah TT alias Tomi dan ketika hendak ditangkap, pelaku telah kabur ke Medan. Setiap dilakukan pengejaran, pelaku tidak ditemukan di kostnya karena terus berpindah tempat,”ujar Kapolres Nias melalui Ps.Paur Humas Polres Nias.

Namun, beberapa hari yang lalu, pelaku kembali ke Kota Gunungsitoli dan telah merubah penampilan dengan memelihara jenggot dan kumis diwajahnya. Pelaku juga selalu menggunakan penutup wajah jika bepergian.

Berkat keuletan dan bantuan masyarakat, pelaku akhirnya dapat ditangkap personil Sat Reskrim Polres Nias yang dipimpin Bripka.Johanes Nainggolan di salah satu warnet di Kota Gunungsitoli. Kepada penyidik, pelaku telah mengakui perbuatannya, dan emas hasil curian telah habis untuk foya foya.(sw/ss-gs)

Kata kunci terkait:
Desa hilinaa tafuo

Lihat Juga

Toko Mas Mutiara Disantroni Maling Di Siang Hari

  Tanjungleidong | suarasumut.com  –  Warga Kelurahan Tanjungleidong Kecamatan Kualuhleidong Kabupaten Labuhanbatu Utara dihebohkan adanya ...