Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Polres Nias Bekuk Maling Sandal Di Gunungsitoli

Polres Nias Bekuk Maling Sandal Di Gunungsitoli

Gunungsitoli | suarasumut.com  —  Polisi Resor Nias membekuk anak dibawah umur berinisial JG alias S (16) karena melakukan pencurian uang, sandal dan sepatu di toko UD Pardosi, Jalan Sudirman, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli.

Tersangka JG alias S ditahan di sel tahanan Polres Nias, dan karena dibawah umur, penyidikan untuk JG alias S diterapkan peradilan anak dan dikenakan pasal pencurian dengan pemberatan atau pasal 363 ayat 1 ke 3e, 4e, 5e subsider pasal 362 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya 7 tahun.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Nias AKBP.Erwin Horja H Sinaga, SH, S.Ik pada konfrensi pers yang digelar di halaman Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Sabtu (10/2).

Dari penuturan Kapolres Nias, diketahui jika tersangka JG alias S dalam melakukan aksi pencurian tidak sendiri, tetapi dia bersama dua rekannya berinisial B dan EH yang kini masih dalam pengejaran Polisi.

JG alias S ditangkap berdasarkan laporan pemilik toko UD Pardosi Jundra Sijabat pada tanggal 3 Februari 2018, dimana dalam laporannya korban menerangkan jika pada tanggal 3 Februari 2018 sekitar pukul 08.00 wib dia membuka tokonya.

Ketika masuk ke dalam toko, dia melihat barang di tokonya berserakan, dan laci kasir tempat penyimpanan uang telah terbuka akibat dicungkil dengan paksa. Akibat pencurian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 12.910.000.
Korban lalu melapor ke Mapolres Nias, dan pada saat melakukan olah tempat kejadian perkara, Polisi menemukan botol minuman keras yang mana pada botol tersebut ditemukan sidik jari.

Setelah diangkat dan dicek, sidik jari yang ditemukan Polisi pada botol tidak terdaftar pada aplikasi e-KTP, sehingga diperkirakan jika pelaku adalah anak dibawah umur dan belum memiliki e-KTP.

Setelah melakukan penyelidikan, Polisi mencurigai dan mengamankan JG alias S, dan dari hasil interogasi, JG alias S mengaku sebagai pelaku dan sidik jari pada botol sesuai dengan sidik jari milik JG alias S.

JG alias S mengungkapkan jika dia beraksi tidak sendirian, tetapi dia bersama dua orang temannya berinisial B dan EH. Mereka masuk dalam toko pardosis dari belakang dengan memanjat dan membongkar seng.

Dari hasil pencurian tersebut, JG alias S mengaku mendapat jatah sebesar Rp 500 ribu, dan uang tersebut telah digunakan sebesar Rp 250 ribu untuk membeli telepon seluler. Dari tangan JG alias S Polisi menyita barang bukti uang Rp 250 ribu dan telepon seluler.

Sedangkan di rumah tersangka lainnya berinisial B yang masih dalam pengejaran, Polisi saat melakukan penggerebekan menemukan 4 pasang sandal merk ALDO, 1 tas punggung dan 2 bungkus rokok surya.(al/ss-gs)

Lihat Juga

Satpol PP Kota Sibolga Laksanakan Jumat Bersih

SIBOLGA | suarasumut.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Sibolga, Sumatera utara (Sumut) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *