Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Polres Labuhanbatu Diminta Tutup Pentas Lumba-Lumba

Polres Labuhanbatu Diminta Tutup Pentas Lumba-Lumba

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Dengan adanya acara hiburan pentas lumba-lumba yang diselenggarakan di jalan SM Raja tepatnya di halaman Suzuya Plaza nampakya bertentangan dengan hukum.

Sebab, hewan yang dipertontonkan pemilik usaha itu tak lain satwa yang dilindungi oleh undang-undang sebagaimana merunut pada  UU Lingkungan Hidup Internasional.

“Itukan satwa yang dilindugi, dalam perlindungan itu, ditegaskan bahwa untuk satwa yang dilindungi maka, setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi,”kata Ketua Lembaga Pengawas Supermasi Hukum Republik Indonesia (LPSHRI) Ali Syahbana Siregar, Selasa (27/9) pada suarasumut.com.

Menurutnya, dengan adanya pertontotan yang diselenggarakan pemilik usaha, hendaknya Polres Labuhanbatu dapat menutup usaha yang melanggar UU tersebut. “Sudah jelas itu melanggar, untuk itu penegak hukum harus tanggap soal tersebut,”bilang Ali.

Sementara Kasat Intel Polres Labuhanbatu AKP Cipto Samosir dikonfirmasi hal tersebut enggan berkomentar, namun Kasat tersebut membenarkan kalau izin keramaian dikeluarkan dari pihaknya.

“Kalau bisa tanya sajalah langsung sama pemilik usaha itu, nanti aku salah pula bilangnya,”ujar Cipto.(ab/ss-lb)

Kata kunci terkait:
lumba lumba di labuhan batu selatan, pertunjukan lumba lumba di medan 2017, pertunjukan lumba lumba maret 2017 medan

Lihat Juga

Bupati Pangonal: Satpol PP Yang Tidak Terindikasi Narkoba, Kontraknya Diteruskan

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Upaya peningkatan pelatihan tekhnis operasi pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol ...