Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Polisi Terus Buru Pelaku Utama Pembobol Uang Nasabah BRI

Polisi Terus Buru Pelaku Utama Pembobol Uang Nasabah BRI

Gunungsitoli | suarasumut.com –  Penyidik Polres Nias terus memburu dan mengungkap pelaku utama pembobol uang nasabah di Bank BRI, Kantor Kas Lotu, Nias Utara.

Uang hasil kejahatan dengan membobol rekening nasabah BRI atas nama Atinila Zalukhu sebesar Rp 808 juta diduga masih di tangan pelaku utama.

Kapolres Nias melalui Ps. Paur Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo yang ditemui di Mapolres Nias, Kamis, mengakui jika saat ini penyidik Polres Nias terus bekerja.

Penyidik terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku utama pembobol uang nasabah Bank BRI, kantor kas Lotu, Nias Utara bulan maret kemarin.

“saat ini penyidik sedang berada di mabes Polri membawa dokumen cctv untuk dicek di lab inafis mabes Polri,” terang Restu.

Bripka Restu juga memberitahu, dokumen CCTV dibawa ke Mabes Polri untuk melengkapi bukti bukti yang masih kurang guna menetapkan tersangka baru.

“Tersangka dalam kasus ini masih dua orang berinisial MZ dan SZ, tetapi tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka baru jika bukti bukti sudah lengkap,”ucapnya.

FZ yang disebut sebut sebagai pelaku utama menurut Bripka Restu masih berstatus sebagai saksi, dan sudah diperiksa bersama saksi saksi lainnya.

Sebelumnya, Rabu, orang tua salah satu tersangka Yaena Waruwu berharap Polisi bisa memgungkap pelaku utama, dan menyita uang yang saat ini masih ditangan pelaku utama.

Menurut Yaena, sebelum ditahan, anaknya SZ sering dihubungi oleh pelaku utama berinisial FZ dan meminta anaknya agar tidak kembali ke Nias dan menukar nomor telepon selulernya.

Karena merasa tidak bersalah, anaknya kembali ke Nias dan ditahan dengan tuduhan pemalsuan surat surat dan pencurian uang nasabah.

“Saya heran, anak saya tidak dapat apa apa dan hanya berniat membantu karena pelaku utama mengatakan jika uang asuransi korban diambil untuk diserahkan secara tunai kepada korban,”tutur Yaena ketika ditemui di Desa Sihare, o, Siwahili.

Bahkan Yaena menegaskan, anaknya tidak pernah mengurus surat keterangan hilang di Polres Nias dan surat keterangan KTP di Disdukcapil Nias Utara.

Dari penuturan anaknya, surat keterangan hilang sudah diurus terlebih dahulu dan diantar dan diserahkan seseorang berinisial NL kepada MZ di parkiran Polres Nias.

Hal serupa juga dengan surat keterangan kartu tanda penduduk, dimana anaknya belum pernah mengurus tetapi telah diurus sebelumnya dan diserahkan seseorang berinisial. UL kepada FZ dan Mz di salah saru rumah makan di Lotu.

“Saya akan berusaha mengungkap jika anak saya tidak bersalah dan telah diperdaya, dan berharap penyidik menetapkan pelaku utama sebagai tersangka dan menyita semua uang tersebut agar bisa diserahkan kepada korban,”tegasnya.(al/ss-gs)

Kata kunci terkait:
pulau pramuka wisata

Lihat Juga

Ket. Photo: Partai Nasdem Toba Samosir Jubel Tambunan didampingi Tonny Simanjuntak, Jojor Napitupulu dan rombongan 40 orang pengurus memasuki kantor KPU untuk mengajukan pendaftaran bacaleg, (maria)

KPU Tobasa Terima Pendaftar Pertama Partai Nasdem

Balige | suarasumut.com  –  Komisi Pemilihan Umum(KPU)Toba Samosir(Tobasa) terima pendaftar pertama calon legislatif dari Partai ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *