Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Polisi Limpahkan Kasus Penikaman Penumpang KM.Belanak Ke Kejaksaan

Polisi Limpahkan Kasus Penikaman Penumpang KM.Belanak Ke Kejaksaan

Gunungsitoli | suarasumut.com  —  Polisi Resort Nias limpahkan kasus penikaman terhadap 10 penumpang KM.Belanak ke Kejaksaan Negeri Gunungsitoli. Pelaku Fatiziduhu Bu’ulolo alias Ama Roba bersama barang bukti telah diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Rabu (1/6).

Kapolres Nias AKBP.Bazawato Zebua, SH, MH melalui Ps.Paur Humas Polres Nias Aiptu.Osiduhugo Daeli yang ditemui di Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Kamis (2/5), membenarkan.

Menurut Osiduhugo, karena JPU menganggap berkas sudah lengkap, pelaku Fatiziduhu Bu’ulolo alias Ama Roba diantar dan diserahkan kepada JPU yang menangani perkara tersebut kemarin.

Tidak Ada Kelainan Jiwa

Disinggung mengenai kejiwaan pelaku, Ps.Paur Humas memastikan, pelaku tidak memiliki kelainan jiwa. Pelaku telah menjalani observasi selama 10 hari di Rumah Sakit Bhayangkari, dan dokter memastikan pelaku tidak ada kelainan jiwa.

“Semua korban selamat dan tidak ada yang meninggal dunia. Motif pelaku karena marah ditampar wanita dalam mimpi,”terang Osiduhugo.

Pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Karena korban ada anak dibawah umur, pelaku juga dijerat dengan Pasal 80 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Kasi Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Rifqi Leksono yang ditemui wartawan saat mengikuti acara jalan santai di Mapolres Nias, membenarkan jika Kejari Gunungsitoli telah menerima pelaku penikaman 10 penumpang kapal KM.Belanak.

“Kasus tersebut telah masuk tahap II, dan kini pelaku dan barang bukti sudah diserahkan penyidik dari Polres Nias kepada kita. Dari hasil pemeriksaan kita, pelaku melakukan aksinya karena rasa takut, dan dihantui sesuatu yang terus mengejar ngejar dia,”terang Rifqi.

Untuk diketahui, Fatiziduhu Bu’ulolo alias Ama Roba warga dusun I Hilinifaeo, Desa Aramo, Kecamatan Aramo, Kabupaten Nias Selatan mengamuk dan menikam sejumlah penumpang kapal KM.Belanak saat hendak bersandar di Pelabuhan Gunungsitoli, Jum’at (11/3).

Akibat perbuatan pelaku 10 orang penumpang KM.Belanak dirawat di Rumah Sakit Umum Gunungsitoli akibat mengalami luka tusuk dibagian tangan, dada, kepala dan punggung.

Korban adalah Rahmiati Panggabean alias Oma (62), Desiana Sembiring alias Mama Icha, Syukur Ziliwu alias Syukur, Alibudi Hia alias Ama Alfa, Rohul Jaya Syahputra Riau Laia, Sama’eli Laia, Gusman Yarman Waruwu alias Ama Fenu, Hezisokhi Zalukhu alias Ama Ane, Agus dan Fatizisokhi Bu’ulolo.(sw/ss-gs)

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...