Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Polisi Diminta Serius Mengungkap Pembobol Uang Nasabah BRI

Polisi Diminta Serius Mengungkap Pembobol Uang Nasabah BRI

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Penyidik Polres Nias diminta untuk serius mengungkap otak atau pelaku utama pembobol uang nasabah bank BRI, kantor kas Lotu atas nama Atinila Zalukhu sebesar Rp 808 juta.

Hingga saat ini belum ada penambahan tersangka atas kasus tersebut, dan uang hasil kejahatan sebesar Rp 808 juta masih ditangan pelaku utama.

Desakan tersebut disampaikan orang tua salah satu tersangka Yaena Waruwu yang ditemui di Desa Sihare, o Siwahili, Kota Gunungsitoli, Sabtu (12/5)

Yaena mengaku, dia curiga penyidik tidak serius menangani kasus tersebut, dan berasumsi jika putrinya SZ yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dijadikan tumbal.

“Sepertinya putri saya dijadikan tumbal, padahal semua uang yang ditarik di BRI telah diserahkan kepada FZ yang hingga saat ini masih bebas,” ucap Yaena dengan kesal.

Dia berharap Kapolres Nias mau peduli dan mengawal langsung kasus tersebut, karena ada desas desus jika FZ dibackingi orang kuat dan punya jabatan tertentu.

Selain itu, dia berharap seluruh yang terlibat dalam kasus tersebut diperiksa, salah satunya adalah oknum honorer berinisial NL yang mengantar surat keterangan hilang di parkiran Polres Nias kepada MZ.

“Jangan hanya anak saya yang dijadikan tersangka dan ditahan, pelaku lainnya seperti yang buat dan mengantar surat keterangan hilang, serta menerbitkan surat keterangan kartu penduduk juga harus dijerat, ” tegasnya.

Ps. Paur Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo yang dihubungi, Sabtu, mengaku belum bisa memberikan keterangan.

“Maaf, untuk saat ini saya belum bisa memberikan keterangan terkait kasus tersebut,” ujarnya.

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Nias AKP Jospinda Tarigan, SH yang dihubungi pada hari yang sama juga tidak bisa memberikan keterangan.

“Mohon maaf, penyidik kami belum kembali, dikabari selanjutnya,”kata Kasat Reskrim.

Pada berita sebelumnya, dikabarkan jika penyidik Polres Nias terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku utama.

Penyidik juga telah berangkat ke Mabes Polri membawa rekaman CCTV penyerahan uang kepada pelaku utama untuk diperiksa di Lab inafis Mabes Polri.

Tujuan membawa CCTV tersebut adalah untuk melengkapi bukti bukti yang masih kurang guna menetapkan tersangka baru.(ih/ss-gs)

Lihat Juga

Pemkab Nias Diperintahkan Bayar Kerugian PT CAU Rp 1,2 Milliar

Nias | suarasumut. com–Pengadilan Negeri Gunungsitoli perintahkan Pemerintah Kabupaten Nias untuk membayar kerugian PT Citra ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *