Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› POLISI BEKUK PELAKU PENCURIAN DI RUMAH DINAS KETUA PN RANTAUPRAPAT

POLISI BEKUK PELAKU PENCURIAN DI RUMAH DINAS KETUA PN RANTAUPRAPAT

Rantauprapat, suarasumut.com – Pasca dibongkarnya rumah dinas ketua Pengadilan Negeri Rantauprapat Martin Ginting yang terletak dijalan Pramuka Nomor 9 A Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara, Senin ( 14/04 ) kemarin. Polisi mengamankan dua pria yang diduga adalah pelaku pembongkar rumah dinas Ketua PN Rantauprapat.

Informasi dihimpun di Polres Labuhanbatu, selasa ( 15/04 ), dua pria yang diamankan polisi merupakan warga Lingkungan Aek Paing Tengah, kelurahan Aek Paing kecamatan Rantau Utara berinisial SA ( 30 ) dan BI ( 14 ).
Kedua pria tersebut diamankan petugas dari rumahnya masing-masing, senin ( 14/04 ) sekira pukul 22.00 wib.

Sayangnya,ketika kuli tinta ini mencoba untuk melakukan peliputan terhadap tersangka, petugas kepolisian malah melarang melakukan peliputan dengan alasan masih tahap pemeriksaan.

” Maaf pak, belum bisa diekspos. Sebab, mereka masih kita periksa,” ungkap Kanit Jatanras M.Ilham Lubis,SH kepada awak media.

Sementara itu, sejumlah keluarga dan Ibu BI yang ingin menjenguk saat ditemui dipolres Labuhanbatu membantah jika anaknya BI tidak terlibat dengan kasus pencurian tersebut.

” Anak saya BI itu usianya masih 14 tahun dan sudah berhenti sekolah saat di kelas 3 SMP. Saya tidak yakin anak saya terlibat, sebab berdasarkan pengakuan BI kepada saya, ia hanya diajak oleh SA untuk mengawasi dari luar rumah ketua PN itu. Nah, saya kaget, tadi malam polisi datang kerumah saya sekira pukul 22.00 wib, menjemput anak saya agar dibawa ke kantor” ungkap seorang ibu yang ditaksir usianya 50 tahun.

Menurut ibu BI, selama ini anaknya tidak pernah terlibat tindakan kriminal. Ia berkeyakinan bahwa anaknya BI hanya terpengaruh oleh ajakan SA.

” Kalau si SA itu sudah dua kali masuk penjara. Makanya saya yakin si BI itu hanya terpengaruh dengan ajakan si SA” ujarnya sembari menutupi wajahnya dengan jilbab yang digunakannya berwarna hijau.

Untuk itu, Lanjut ibu BI berharap agar pihak kepolisian meringankan hukuman BI. Sebab, Bi masih tergolong anak di bawah umur dan masih mudah terpengaruh dengan ajakan orang lain.

” Saya minta pihak kepolisian agar bersikap bijak sana dan mengurangi hukuman anak saya. Soalnya anak saya itu tidak terlibat mencuri. Ia hanya terlibat karena disuruh mengawasi dari luar rumah ketua PN,” pintanya.

Terpisah, Kasat Reskrim polres Labuhanbatu AKP Fahrizal,SIK saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada dua pria yang diamankan.
” Benar ada dua pria kita amankan. Saat ini masih menjalani pemeriksaan,” katanya singkat melalui seluler.

Pantauan suarasumut.com, dua orang pria diamankan dan menjalani pemeriksaan diruangan Unit Resum. Hingga berita ini diturunkan, kedua pria yang diamankan belum berhasil dikonfirmasi.

Diberitakan sebelumnya,rumah Dinas Ketua Pengadilan Rantauprapat Martin Ginting yang terletak dijalan Pramuka Nomor 9 A Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara, dibongkar maling Senin ( 14/04 ).

Informasi yang dihimpun, Rumah dinas ketua PN ini diketahui di bongkar maling ketika Martin Ginting pulang bertugas dari PN Rantauprapat sekira pukul 18.00 wib. Setibanya di depan rumah, ginting dikagetkan dengan pintu rumahnya terbuka lebar.

Merasa curiga, Ginting akhirnya langsung masuk kedalam kamar dan ternyata sejumlah uang dan perhiasan miliknya pun raib. Melihat hal itu, Ginting langsung menghubungi pihak kepolisian.

” Benar, rumah ketua PN kecurian. setelah di Cek sekitar Rp15-20 jutaan yang hilang. Dan sejumlah perhiasan, ” ungkap Humas Pengadilan Negeri Rantauprapat Zulfadly,SH sembari meninggalkan awak media.

Sementara itu, sejumlah warga saat ditemui mengaku heran rumah ketua PN dimasuki maling. Pasalnya, rumah dinas tersebut dijaga oleh petugas keamanan.

” aneh memang, kok bisa rumah ketua PN dibongkar maling. Padahal petugas keamanannya ada,” ungkap rizal salah seorang warga.

Sementara Humas PN Rantauprapat Zulfadly,SH saat ditemui membenarkan kalau rumah Ketua PN rantauprapat disatroni maling.

” Benar rumah Ketua Pengadin kecurian,yang hilang setelah di Cek, sekitar 15 sampai 20 jutaan,yang diambil berbentuk uang dan perhiasaan,”Ujar Zulfadly.(ao/ss/rp)

Kata kunci terkait:
aek paing, Begal aek paing, foto dinas yang masuk penjara rantau prapat

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...