Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Polemik Rumdis Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dr Freddy Simangunsong MBA Cium Aroma Korupsi

Polemik Rumdis Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dr Freddy Simangunsong MBA Cium Aroma Korupsi

Rantauprapat, suarasumut.com  –  Polemik rumah dinas (Rumdis) bernomor 118 asset RSUD Rantaprapat masih bergulir dan bahkan semakin memanas di tengah-tengah masyarakat, terlebih-lebih masa tahapan pemilihan kepala daerah (Pemilukada) Kabupaten Labuhanbatu 9 Desember 2015 semakin dekat. Pasalnya, Rumdis tersebut turut ditempati oleh dr Tigor Panusunan Siregar SpPD mantan Bupati Labuhanbatu periode 2010-2015 itu merupakan peserta Pemilukada 9 Desember 2015 yang akan datang.

Informasi yang dihimpun suarasumut.com hingga Minggu (20/9), pengklaiman pihak Pemkab Labuhanbatu atas Rumdis yang ditempati Tigor Panusunan Siregar merupakan Rumdis dokter spesialis telinga hidung dan tenggorokan (THT) merupakan factor utama semakin memperuncing polemic. Semula pengklaiman tersebut ditujukan untuk meredam polemic, namun yang terjadi malah sebaliknya.

Semula Pemkab Labuhanbatu pengklaiman tersebut ditujukan untuk melegalkan dr Tigor Panusunan Siregar SpPD bersama istri bernama dr Fitra Laila Sp THT. Kini Pemkab Labuhanbatu, khususnya Direktur RSUD Rantauprapat balik kelimpungan untuk mempertanggungjawabkan dana rehab berat Rumdis dokter spesialis penyakit dalam sebesar Rp648 juta bersumber APBD tahun anggaran (T.A) 2014 lalu.

Hal mana, masyarakat mengetahui anggaran dana rehab sebesar Rp648 juta bersumber APBD T.A 2014, sementara Rumdis spesialis penyakit dalam tersebut hingga saat ini masih ditutupi letak dan keberadaannya. Tak pelak, masyarakat menduga pihak RSUD Rantauprapat salah menunjuk Rumdis yang dialokasikan dana rehab dimaksud.

“Direktur RSUD Rantauprapat diminta untuk mempertanggungjawabkan dana rehab rumah dinas dokter spesialis penyakit dalam tahun 2014. Sepengetahuan kami, dana rehab itu bukan untuk merehab rumah dinas dokter spesialis THT, tapi rehab dokter spesialis penyakit dalam. Tunjukan pada kami, dimana letak dan nomor rumah dinas spesialis penyakit dalam sebenarnya,” kata Ketua Gerakan Masyarakat Labuhanbatu (GEMALA), Nasir Wadiansan Harahap SH melalui selulernya.

Secara terpisah, Tokoh Masyarakat Kabupaten Labuhanbatu, Dr (HC) H Freddy Simangunsong MBA menebutkan, ketidak teransparanan Direktur RSUD Rantauprapat menunjukan adanya penyimpangan penggunaan anggaran rehab Rumdis dokter spesialis penyakit dalam T.A 2014.

Menurutnya, seyogyanya Direktur RSUD Rantauprapat tidak menunjukan rasa takut jika sudah benar dalam membuat kebijakan. “Kalau memang benar, mengapa harus takut, mengapa harus ditutup-tutupi. Jika benar rumah dinas yang ditempati oleh bapak Tigor Panusunan Siregar merupakan rumah dinas istrinya ibu Fitra Laila yang merupakan dokter spesialis THT di RSUD, pertanggungjawabkanlah dana rehab berat rumah dinas dokter spesialis penyakit dalam sebesar Rp.648 juta,” kata Freddy Siamangunsong.

Lanjut Freddy Simangunsong MBA yang mengaku mengikuti perkembangan polemic Rumdis asset RSUD yang ditempati oleh Tigor Panusunan Siregar yang merupakan peserta Pemilukada 2015 itu. Menurutnya, kondusifitas daerah menjelang Pemilukada 9 Desember 2015 ini akan terganggu jika indikasi penggunaan asset Negara oleh peserta Pemilukada tidak segera dituntaskan secara arif dan bijaksana.

“Menjaga kondusifitas daerah merupakan tanggungjawab setiap warga Negara, tak terlepas Direktur RSUD Rantauprapat, bapak Natsir Pohan. Netralitas PNS dalam Pemilukada harus tetap terjaga, jangan berpihak,” kata Freddy Simangunsong. (ls/ss/lb)

Kata kunci terkait:
dokter spsialis penyakit dalam di sumatera utara Tanjungbalai, rumah freddy simangunsong rantau prapat, dokter penyakit dalam tebing tinggi, nama nama dokter spesialis aek kanopan

Lihat Juga

Potensi Pasar Kentang Goreng Indonesia, Belgia Lirik Indonesia Sebagai Pasar Ekspor Utama Di Asia Tenggara

Jakarta | suarasumut.com – Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh positif di sepanjang tahun ...